AYOJAKARTA.COM – Khofifah yang merupakan Gubernur Jawa Timur sekaligus anggota di PBNU dan Ketua Umum Muslimat NU, baru-baru ini menyatakan siap bergabung ke TKN Prabowo-Gibran.
Khofifah akan bergabung dengan TKN Prabowo-Gibran pada Minggu, 21 Januari 2024.
Pada Jumat (19 Januari 2024) hingga Sabtu (20 Januari 2024) ia masih hadir dalam Harlah Muslimat NU ke-78.
Namun jika ia benar-benar bergabung dengan TKN Prabowo-Gibran, maka Gubernur Jawa Timur tersebut akan non aktif dari jabatannya sebagai Ketua Umum Muslimat NU dan keanggotaannya di PBNU.
Benarkah demikian? Berikut informasi selengkapnya dikutip AyoJakarta.com dari YouTube METRO TV dan situs nu.or.id:
Khofifah Indar Parawansa menyatakan siap bergabung ke TKN Prabowo-Gibran. Namun, dengan keikutsertaannya ini ia harus menonaktifkan dirinya sebagai Ketua Umum Muslimat NU dan PBNU.
Hal tersebut sudah dikomunikasikan ke Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf. Ketua Umum PBNU tersebut akan mengeluarkan surat keputusan menonaktifkan Khofifah sebagai Ketua Umum Muslimat NU dan anggota PBNU.
Selain itu, KH Yahya Cholil Staquf juga akan menonaktifkan para pengurus organisasi lainnya yang terlibat dalam pemilu.
Tidak hanya yang bergabung dengan timses pemilu saja, tetapi ia juga akan menonaktifkan para caleg yang sekarang masih menjabat dalam organisasi tersebut cabang daerah.
Sementara itu, acara Harlah Muslimat NU ke-78 yang diadakan dihadiri oleh Khofifah menjadi kegiatan terakhirnya di organisasi tersebut.
Khofifah menceritakan kisahnya yang berkali-kali sudah ditanya kapan tanggal akan bergabung dengan TKN Prabowo-Gibran dalam acara harlah tersebut.
“Saya yang di Jawa Timur sudah berkali-kali ditanya kawan-kawan, ‘kapan (bergabung TKN)?’, ‘Nanti pulang umroh saya jawab,’. Landing (mendarat) lah saya tanggal 10, kawan-kawan tanya, ‘kan dulu janjinya sepulang umroh?’,” cerita Khofifah dikutip AyoJakarta.com dari YouTube METRO TV.
Di dalam acara Harlah Muslimat NU ke-78 tersebut, Khofifah juga menyampaikan ia siap bergabung dan aktif di TKN Prabowo-Gibran tanggal 21 Januari 2024, serta sudah dikomunikasikan ke PBNU.
“Iya, saya bilang, ‘saya siap mendukung dan kampanye untuk 02,’ itu jawaban saya. Nah kemudian saya komunikasikan, pasti saya komunikasikan ke Ketum PBNU dan juga Sekjen PBNU, kemudian saya sampaikan ke TKN, saya masih punya agenda hari ini,” ujar Khofifah tanggal 20 Januari 2024.
“Jadi insyaallah saya aktif masuk TKN tanggal 21 Januari. Kalau saya masuk TKN tanggal 21, berarti tanggal 21 saya non aktif kebetulan saya di Ketua Pengurus PBNU juga,” lanjutnya.

Share this article
Khofifah, Gubernur Jawa Timur sekaligus anggota di PBNU dan Ketua Umum Muslimat NU, menyatakan siap bergabung ke TKN Prabowo-Gibran.