AYOJAKARTA.COM — Alvin Lim, pengacara kondang tanah air baru-baru ini ikut berkomentar tentang mundurnya Ahok.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama atau kerap disapa Ahok tengah memberikan kabar mengejutkan karena resmi mengundurkan diri dari jabatannya.
Ahok secara resmi mengundurkan diri sebagai Komisaris Utama PT Pertamina pada 2 Februari 2024.
Melalui unggahan Instagram pribadi milik Ahok @basukibtp, ia memposting surat pengunduran dirinya.
"Unggahan ini merupakan bukti tanda terima Surat Pengunduran Diri saya sebagai Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero) yang saya serahkan hari ini, 2 Februari 2024," tulis Ahok.
Tak sampai di situ, imbas pengunduran dirinya Ahok turut menyatakan dukungannya pada Pilpres 2024 yaitu kepada pasangan calon Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
"Dengan ini, saya menyatakan mendukung serta akan ikut mengkampanyekan pasangan calon presiden Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Hal ini agar tidak ada lagi kebingungan terkait arah politik saya," katanya.
"Merdeka! Merdeka! Merdeka!," imbuhnya.
Sontak kabar mundurnya Ahok mendapatkan komentar langsung dari pengacara Alvin Lim yang dikenal paling vokal di Negeri ini.
"Oke temen-temen saya mau kasih penilaian saya tentang Ahok ya. Ahok ini belum lama mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Pertamina ya, sebenarnya itu jabatan yang mentereng temen-temen," kata Alvin Lim, dikutip dari YouTube QUOTIENT TV pada Senin, 5 Februari 2024.
"Sebenernya mentereng itu karena dia kemarin kena kasus ya, yaitu kasus penistaan Agama. Sehingga istilahnya kalau ada masalah diparkirin dulu biar adem ayem, ini yang saya lihat," imbuhnya.
Alvin Lim kemudian menyinggung Partai PDIP yang mendukung Ahok.
Baca Juga: Respons Mahfud MD, Usai Ahok Mundur Jadi Komisaris Utama Pertamina: Bagus, Tambah Teman
"Dan bagaimana pun juga Ahok ini kalau saya lihat orang yang sangat setia, setia dalam hal dia tahu nih mana yang selama ini mendukung dia yaitu Partai PDIP. Ya dia merasa dikit banyak ada hutang budi sama ibu Megawati, sehingga sekarang ini kalau temen-temen lihat kenapa Menteri-menteri dari PDIP, kayak Ahok dari Komisaris BUMN pada disuruh mundur, untuk apa temen-temen?," ungkapnya.
"Anda harus tahu, karena waktu itu sudah mepet pada tanggal 14 Februari, dalam waktu kurang lebih 10 hari, sudah ada nama pemenang capres ya kalau satu putaran," tambah Alvin Lim.
Lebih jauh, pengacara kondang itu mengatakan bahwa mundurnya Ahok sebab harus kampanye all out guna menaikkan elektabilitas Partai PDIP dan capres-cawapres nomor urut 3.
"PDIP ini melihat di mana nilai dia, survei dia anjlok, kalau kita lihat survei-surveinya 03 terus merosot turun, dan dikalahkan oleh 02," jelasnya.
"Supaya mereka full all out kampanye untuk menaikkan survei elektabilitas dan hak pilih PDIP dan 03," terang Alvin Lim.***

Share this article
Alvin Lim, pengacara kondang tanah air baru-baru ini ikut berkomentar tentang mundurnya Ahok dari Komisaris Pertamina.