AYOJAKARTA.COM – Memasuki berakhirnya masa reses anggota DPR RI, wacana pengguliran hak angket atas dugaan kecurangan pemilu semakin mengerucut.
Digadang-gadang akan menjadi salah satu momentum politik, capres sekaligus kader PDIP Ganjar Pranowo menegaskan keseriusan dalam menggulirkan hak angket.
Dalam keterangannya kepada awak media, Ganjar menyebut wacana hak angket sudah menjadi pembahasan mendalam di internal PDIP.
“Kami tidak pernah tidak serius. Sekjen sudah menyampaikan, kalau Sekjen itu artinya sudah partai,” ungkap Ganjar Pranowo dikutip ayojakarta.com dari YouTube METRO TV, Minggu (25/2/2024).
Terkait persyaratan teknis mengenai inisiasi hak angket, Adian Napitupulu selaku Politisi PDIP juga memastikan sudah terpenuhi.
Adian menegaskan bahwa hak angket akan menjadi salah satu prioritas agenda DPR usai masa reses berakhir pada awal Maret 2024 mendatang.
Kendati sudah menjadi pembahasan di internal PDIP, jaminan keberlangsungan hak angket masih belum dapat dipastikan.
Meski PDIP sudah memastikan kesiapan dan keseriusan dalam menggulirkan hak angket, hal berbeda ditunjukkan PPP yang merupakan koalisi pengusung Ganjar-Mahfud.
Baca Juga: Tom Lembong Beri Pesan untuk Pendukung AMIN: Kemungkinan Pemilu Putaran Kedua Masih Terbuka Lebar
Menurut DPP PPP Achmad Baidowi, sampai dengan saat ini partainya masih mengumpulkan data dan mempelajari peluang mengikuti hak angket.
“Lagi kumpulkan data untuk mempelajari isu politik terkini termasuk dorongan hak angket karena masih fokus rekapitulasi suara,” jelasnya.
Sementara menurut Ketua Majelis Pertimbangan PPP yakni M Romahurmuziy, proses hak angket perlu dilengkapi dengan bukti kecurangan pemilu.
Sehingga langkah-langkah politik terkait hak angket yang akan ditentukan saat masa sidang DPR kembali dilakukan.
Baca Juga: Bantah Lakukan Penurunan Suara Paslon 01 AMIN, KPU RI Tegaskan Hal Ini Kepada Masyarakat Indonesia
Kendati sudah menjadi pembahasan di internal PDIP dan PPP, jaminan keberlangsungan hak angket masih belum sepenuhnya dapat dipastikan.
Sehubungan dengan wacana hak angket yang akan dilakukan pada Maret 2024, Koalisi Perubahan yang mengusung pasangan AMIN memberi tanggapan.
Menurut Hermawi Taslim selaku Sekjen Partai NasDem, Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai Nasdem, PKB dan PKS siap mendukung langkah politik yang akan ditempuh PDIP.
“Tiga partai akan berada bersama PDIP dan kami menunggu action PDIP sebagai inisiator. Tim kami sudah mempersiapkan data,” jelas Hermawi.
Terkait langkah politik pasangan AMIN, hal senada juga disampaikan Aboe Bakar Al-Habsyi selaku Sekjen PKS.
Menurutnya terkait hak angket yang kini menjadi sorotan, Koalisi Perubahan sudah sejalan dengan pernyataan pasangan AMIN.
“Kami sangat senang, kalau ada yang melangkah begitu, kita ada di belakangnya,” jelas Aboe Bakar Al-Habsyi di hadapan awak media.***

Share this article
Benarkah partai pengusung AMIN akan melakukan hal ini demi mendukung hak angket yang diprakarsai PDIP?