Fenomena Kotak Kosong Masih Marak di Pilkada 2024, Pengamat Politik Jelaskan Kemungkinan Terburuk Negara Ini

Menurut pengamat politik, pasangan calon (paslon) melawan kotak kosong merupakan monopoli di dalam sistem demokrasi Indonesia.

Menurut pengamat politik, pasangan calon (paslon) melawan kotak kosong merupakan monopoli di dalam sistem demokrasi Indonesia.

AYOJAKARTA.COM – Fenomena calon tunggal atau yang lebih dikenal kotak kosong saat ini masih marak terjadi di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 di seluruh daerah Indonesia.

Belum lama ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) merilis ada 43 daerah dengan calon tunggal atau melawan kotak kosong di Pilkada 2024.

Hal tersebut dinyatakan oleh KPU sebelum adanya putusan nomor 70 tahun 2024 dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Sejak adanya putusan MK tersebut, di Pilkada 2024 ada 37 calon kepala daerah yang akan melawan kotak kosong.

Kotak kosong di pilkada 2024 yang begitu banyak dan ada salah satu kandidat yang memborong semua partai politik (parpol) untuk bergabung dalam satu koalisi besar yakni koalisi Indonesia maju (KIM) plus. Hal tersebut merupakan fenomena apa?

Menurut pengamat politik, Rocky Gerung, pasangan calon (paslon) melawan kotak kosong merupakan monopoli di dalam sistem demokrasi Indonesia.

Fenomena kotak kosong tersebut juga dapat mengubah ciri demokrasi dan kerepublikan bangsa Indonesia.

“Tragika demokrasi sedang terjadi hari-hari ini gejala pasangan calon yang melawan kotak kosong itu menunjukkan bahwa ada monopoli di dalam sistem demokrasi kita sehingga tidak ada penantang dan itu sebetulnya membatalkan ideal demokrasi apalagi ideal kerepublikan” ucap Rocky Gerung, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Rocky Gerung Official, pada Selasa, 24 September 2024.

Baca Juga: Apa yang Pertama Kali Terlihat, Bunga atau Wajah Perempuan Muda? Jawab Tes Kepribadian melalui Gambar

Fenomena kotak kosong di Pilkada 2024 tersebut jelas dimonopoli sehaingga tidak ada lagi lawan yang bisa menandingi paslon yang sudah diusung oleh parpol-parpol dan akan menimbulkan pikiran bahwa sudah tidak lagi diperlukan pesaing-pesaing.

“Sejumlah daerah jelas dimonopoli sehingga tak ada lawan yang bisa signifikan untuk menandingi calon yang diusung oleh partai-partai dan bahwa tidak diperlukan lagi pesaing itu” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa demokrasi di Indonesia dihilangkan dengan fenomena kotak kosong di Pilkada tersebut.

Baca Juga: YES! Update Bansos PKH BPNT September-Oktober, Status Ini Sudah Muncul di SIKS-NG

“Sekali lagi kemampuan kita untuk menghidupkan demokrasi akhirnya dibatalkan oleh semangat untuk memonopoli seluruh aspek kehidupan politik” kata pengamat politik tersebut.

Rocky Gerung menyampaikan buat apa diadakan pemilu jika tidak ada penantangnya.

“Jadi buat apa ada Pemilu kalau yang bagian penantang itu sebetulnya adalah halusinasi” ucapnya.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa demokrasi merupakan aspirasi jika calon tunggal dan tanpa penantang atau yang sering disebut kotak kosong artinya tidak ada aspirasi hal tersebut berarti adanya rekayasa di dalamnya.

“Demokrasi adalah kemajemukan aspirasi kalau calon tunggal dan tanpa penantang itu tidak ada aspirasi akhirnya artinya ada rekayasa” katanya.

Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah Paling Sulit Dipelajari, Pertimbangkan Baik-Baik Sebelum Memilih

Terakhir, Rocky Gerung mengatakan bahwa calon yang menang di Pilkada dengan tidak adanya lawan atau kotak kosong, hal tersebut akan memperburuk demokrasi di Indonesia.

“Mereka menang di Pilkada karena melawan kotak kosong. Jadi tidak ada persaingan pikiran di situ itu basis yang memperburuk akar-akar pertumbuhan demokrasi, demokrasi hanya tumbuh karena ada persaingan sehat” tutupnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Nasional 08 Jun 2026, 09:24 WIB

Peringatan Dini BMGK: Hujan Lebat Berpotensi Terjadi pada 8-9 Juni 2026, Ini Daftar Wilayah yang Terdampak

Terdapat sejumlah wilayah di Indonesia yang diprakirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.

Metropolitan 08 Jun 2026, 08:44 WIB

Jakarta Kembangkan AI untuk Layanan Publik, Ini Lima Fondasi Utamanya

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pemerintah yang cepat, akurat, dan mudah diakses.

News 08 Jun 2026, 08:20 WIB

Purbaya Dikabarkan Masuk Bursa Gubernur BI, Jabatan Menteri Keuangan Bakal Diisi Ekonom Chatib Basri?

Langkah ini disebut-sebut sebagai bagian dari strategi Prabowo untuk memperkuat koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter.

News 08 Jun 2026, 08:01 WIB

Said Iqbal Dikabarkan Dilantik jadi Penasihat Presiden Hari Ini, Dalam Bidang Apa?

Said Iqbal disebut akan mengemban jabatan sebagai Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan.

Metropolitan 07 Jun 2026, 23:11 WIB

Subsidi Capai Rp400 Miliar, Pemprov DKI Berencana Sesuaikan Tarif Transjabodetabek hingga Fasilitas Layanan

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI akan menyiapkan strategi untuk menyesuaikan tarif layanan Transjabodetabek.

Metropolitan 07 Jun 2026, 22:38 WIB

HUT ke-499 DKI Jakarta, Pramono Anung Berencana Gratiskan Sejumlah Destinasi Wisata hingga Transportasi Umum!

Jelang perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-499  kota Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berencana akan meng-gratiskan sejumlah destinasi wisata di Ibu kota.

Pendidikan 07 Jun 2026, 22:07 WIB

SPMB DKI Jakarta 2026, DPRD DKI: Siap Mengawal Kebijakan yang Diterapkan

Menanggapi proses SPMB di DKI Jakarta, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani memastikan, pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Metropolitan 07 Jun 2026, 20:26 WIB

Viral Pulau Sampah di Pesisir Muara Angke, Pemprov DKI: 100 Personel Diturunkan Bersihkan Sampah Selama 4 Hari

Sempat ramai di media sosial pulau sampah d pesisir Muara Angke, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung minta DLH DKI secara rutin lakukan pembersihan sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 20:06 WIB

Berhadiah Insentif Pajak! Pemprov DKI Jakarta akan Gelar Gerakan Pilah Sampah untuk Industri Hotel, Restoran hingga Kafe

Berhadiah insentif pajak, Pemprov DKI Jakarta siap gelar kompetisi gerakan pilah sampah untuk sektor industri hotel, restoran, dan kafe (Horeka).

Bisnis 07 Jun 2026, 17:42 WIB

BTN Perkuat Kualitas Kredit Baru Lewat Digitalisasi dan Manajemen Risiko Terintegrasi

BTN sukses menekan rasio kredit bermasalah lewat transformasi Loan Factory yang memperkuat kualitas aset dan efisiensi.

Nasional 07 Jun 2026, 13:08 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jasa Marga Tegaskan Aksi Nyata Kurangi Emisi Karbon

Jasa Marga memperkuat komitmen iklim melalui Roadmap Net Zero Emission dan berbagai aksi pengurangan emisi.

Nasional 07 Jun 2026, 12:56 WIB

PNM Dorong Pemberdayaan dan Kenaikan Pendapatan Nasabah untuk Lawan Rentenir

PNM Mekaar hadir dengan pembiayaan dan pendampingan untuk membantu nasabah berkembang serta menjauhi rentenir.

Bisnis 07 Jun 2026, 12:46 WIB

HR Asia Anugerahkan BNI Predikat Best Companies to Work for in Asia 2026

BNI kembali meraih Best Companies to Work for in Asia 2026 dari HR Asia berkat budaya kerja dan SDM unggul.

News 07 Jun 2026, 12:36 WIB

Pertamina Patra Niaga JBB Tegaskan Distribusi BBM Publik Normal usai Kecelakaan Mobil Tangki Industri di Cipali

Pertamina memastikan pasokan dan distribusi BBM masyarakat tetap aman pascainsiden mobil tangki industri di Tol Cipali.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:34 WIB

CFD Rasuna Said Bukan Hanya Tempat Olahraga, Turut Jadi Ruang Sosialisasi Pilah Sampah!

Selain menjadi tempat baru untuk berolahraga, CFD Rasuna Said menjadi tepat untuk memberikan informasi terkait Gerakan memilih sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:23 WIB

CFD Rasuna Said Resmi Dibuka, Pramono Anung: Potensi Jadi Landmark Baru

Resmi dibuka rutin tiap minggu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hadir di Car Free Day (CFD) dengan berolahraga di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6).

Sport 07 Jun 2026, 11:38 WIB

Raymond-Joaquin ke Final Indonesia Open 2026, BNI Tegaskan Pentingnya Pembinaan

BNI mengapresiasi Raymond-Joaquin yang lolos ke final Indonesia Open 2026 sebagai hasil pembinaan berkelanjutan.

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:43 WIB

Pemprov DKI Bekerjasama dengan BMKG Siapkan EWS, Ini Deretan Fungsinya!

Upaya menjadi sistem peringatan dini kualitas udara, Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sedang menyiapkan early warning system (EWS).

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:14 WIB

Imbauan Gunakan Masker! Kualitas Udara DKI Jakarta Terburuk ke 2 di Dunia, Bisa Picu Penyakit ISPA

Imbauan bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar rumah pada Minggu, 7 Juni 2026 untuk menggunakan masker.

Metropolitan 07 Jun 2026, 09:58 WIB

Dipastikan Cerah! BMKG Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 7 Juni Tidak Ada Hujan, Suhu Capai 35 Derajat!

Informasi prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Minggu, 7 Juni 2026.