AYOJAKARTA.COM - Partai Demokrat meminta agar capres Anies Baswedan segera mengumumkan nama bakal calon wakil presidennya.
Sebagai salah satu partai yang tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Partai Demokrat yakin nama bakal cawapres Anies Baswedan merupakan figur pilihan.
Selain dinilai akan mampu menambah kesolidan, bacawapres Anies Baswedan juga akan menambah elektabilitas koalisi.
Baca Juga: Anies Baswedan Sudah Kantongi Satu Nama Cawapres, Kapan Akan Diumumkan?
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Herzaky Mahendra Putra yang merupakan Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat.
Dalam pernyataannya Herzaky menganggap Anies perlu mempublikasi nama calon pendampingnya agar menambah keyakinan pemilih.
Bila hal tersebut telah dilakukan, Herzaky meyakini bahwa keseriusan koalisi akan bisa dengan mudah terbaca di masyarakat.
Baca Juga: Anies Baswedan Duga Ada Upaya Pemerintah Lakukan Penjegalan, Faldo Maldini Buka Suara
“Kalu capres belum mengumumkan cawapres, publik ini menganggap belum ada kepastian kesepakatan antar parpol,” jelas Herzaky.
Herzaky menambahkan, jika hal tersebut dibiarkan berlarut maka akan bisa berdampak pada tingkat kepercayaan masyarakat.
Terkait dengan nama calon wakil presiden yang hingga saat ini masih menjadi misteri, sebelumnya Anies juga diketahui sudah menemui Surya Paloh.
Baca Juga: Demokrat Beri Sinyal Keraguan Pada Anies Baswedan, Koalisi Perubahan Diambang Perpecahan?
Pertemuan antara Anies Baswedan dengan Surya Paloh tersebut dilakukan usai kunjunganya menemui mantan Presiden SBY di Pacitan.
Sehubungan dengan agenda kunjungan Anies ke Pacitan, Willy Aditya selaku Ketua DPP Partai Nasdem memberi tanggapan.
Menurutnya pertemuan tersebut merupakan salah satu bentuk upaya untuk mencari titik temu terkait dengan nama bacawapres.
Baca Juga: Hasil Survei SMRC: Elektabilitas Anies Baswedan Terus Menurun, Ganjar-Prabowo Lanjut Saling Salip
“Ke Pacitan untuk diminta pandangan kapan kita deklarasi cawapres ini sebelum tanggal 16 Juli,” ungkap Willy Aditya.
Nama-nama yang saat ini belum ditentukan tersebut, menurut Willy merupakan figur nasional dengan kategori terbaik dari yang terbaik.
Siapapun yang nantinya akan menjadi bacawapres bagi Anies, menurut Willy merupakan hasil dari banyak pertimbangan dan sowan dengan tokoh-tokoh senior.
Baca Juga: Anies Baswedan Geram Sudah Reformasi Masih Ada Mafia Merajalela
Willy juga menambahkan, selain bertemu dengan SBY dan AHY, Anies Baswedan juga akan menemui Presiden PKS setelah pertemuannya dengan Partai Nasdem.
Bukan saja hadir untuk memberi bekal kepada ratusan bakal calon anggota legislatif Partai Nasdem, pertemuan Anies dengan Surya Paloh juga diyakini membahas cawapres.
Guna terus menyamakan visi, langkah-langkah konsolidasi antara masing-masing partai pendukung koalisi masih terus berlanjut.
Sehubungan dengan nama bacawapres pendamping Anies, Mahfud MD mengaku sempat menerima tawaran tersebut dari Presiden PKS Ahmad Syaikhu.
Namun Mahfud menolak tawaran tersebut lantaran tidak ingin merusak dan menghancurkan koalisi yang sudah terbentuk.
“Jaga koalisi, jangan ajak saya ke dalam agar tidak pecah,” pungkas Mahfud MD seperti dikutip Ayojakarta pada Selasa, 6 Juni 2023 dari kanal YouTube Kompas TV.***

Share this article
Mahfud MD dikabarakan menolak tawaran Anies Baswedan sebagai Cawapres, sebut tak ingin koalisi jadi terpecah jika masuk di dalamnya.