Kemensos Berikan Santunan Rp15 Juta per Orang untuk Ahli Waris Korban Tragedi Kanjuruhan

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 15:42 WIB
Ahli waris tragedi Kanjuruhan akan mendapatkan santunan sebesar Rp15 juta/korban serta paket sembako dari Kemensos. (Dok. Kemensos)
Ahli waris tragedi Kanjuruhan akan mendapatkan santunan sebesar Rp15 juta/korban serta paket sembako dari Kemensos. (Dok. Kemensos)

AYOJAKARTA.COM - Tragedi Stadion Kanjuruhan yang memakan banyak korban mencuri banyak perhatian dari berbagai pihak. Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi serta memberikan santunan pada keluarga korban.

Ahli waris masing-masing akan mendapatkan santunan sebesar Rp15 juta/korban serta paket sembako.

Mensos Tri Rismaharini memberikan santunan kepada 125 ahli waris yang telah terdaftar melalui Kemensos hingga Senin (3/10/22). Namun data tersebut akan terus bertambah sesuai dengan perkembangan yang terjadi.

Baca Juga: Buntut Tragedi Kanjuruhan: Kapolri Copot Kapolres Malang, 9 Personel Dinonaktifkan

"Kalau korbannya dalam satu keluarga ada dua, kami juga berikan dua, begitu. Kalau ada tiga, ya kita berikan tiga, standarnya begitu. Kita berikan ini, kemudian, kita berikan sembako," kata Mensos yang dikutip oleh AyoJakarta.com melalui lama resmi Kemensos.

Tak hanya memberikan santunan, Kemensos pun bergerak membantu evakuasi korban di stadion saat terjadi kericuhan, melalui Pelopor Perdamaian (Pordam) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana), dilanjutkan dengan pendataan ahli waris korban meninggal.

Selain itu, Kemensos melalui SDM PKH juga akan mendata ahli waris yang memiliki komponen ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, lansia maupun disabilitas untuk bisa dimasukkan dalam DTKS sebagai basis data penerima bantuan sosial.

Baca Juga: Begini Kondisi Lesti Kejora Pasca Alami KDRT, Bikin Nyesek!

"Tapi, ada yang khusus-khusus, seperti misalkan, tadi bapaknya yang meninggal, kemudian anaknya masih sekolah, itu kita tangani khusus. Tadi, ada yang kuliah, tinggal beberapa semester, itu kita tangani khusus. Jadi, yang seperti itu, casenya kita tangani khusus," ungkap Mensos Risma.

Halaman:

Editor: Tedi Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X