AYOJAKARTA.COM — Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) menjadi capaian belajar mahasiswa saat menempuh pendidikan di Universitas Sriwijaya (Unsri).
Sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terkemuka yang ada di Palembang, Sumatera Selatan, tentunya kamu perlu mempertimbangkan jurusan yang akan diambil di Unsri.
Pasalnya, menurut data rata-rata IPK lulusan Unsri tahun 2021, setidaknya ada 10 jurusan yang memiliki rata-rata IPK terendah dari semua program studi yang ada.
Bahkan mayoritas jurusan yang ada di Universitas Sriwijaya hampir memiliki nilai IPK tak ada yang cumlaude, apabila merujuk dari data lulusan tahun 2021.
Cumlaude biasanya adalah lulusan yang memiliki IPK di atas 3,5 dengan catatan setiap Universitas mempunyai syarat yang berbeda-beda, termasuk di Unsri.
Dikutip dari cdc.unsri.ac.id pada Rabu, 14 Agustus 2024, inilah 10 jurusan di Unsri yang paling susah dengan IPK terendah dari semua program studi yang ada.
1. Kedokteran Gigi
- Rata-rata IPK lulusan: 2,95
2. Budidaya Perairan
- Rata-rata IPK lulusan: 3,00
3. Teknologi Hasil Perikanan
- Rata-rata IPK lulusan: 3,10
4. Teknologi Hasil Pertanian
- Rata-rata IPK lulusan: 3,10
5. Sistem Komputer
- Rata-rata IPK lulusan: 3,15
6. Matematika
- Rata-rata IPK lulusan: 3,17
7. Psikologi
- Rata-rata IPK lulusan: 3,17
8. Kimia
- Rata-rata IPK lulusan: 3,19
9. Teknik Arsitektur
- Rata-rata IPK lulusan: 3,20
10. Teknik Pertanian
- Rata-rata IPK lulusan: 3,23
Baca Juga: 5 Fakultas dengan IPK Maksimal Tertinggi di Universitas Jenderal Soedirman, Tembus 4,00!
Dari data di atas, tentu kamu bisa mempertimbangkan jurusan yang akan diambil pada seleksi penerimaan mahasiswa baru di Universitas Sriwijaya tahun depan.
Demikian informasi terkait daftar 10 jurusan yang paling susah mendapatkan IPK tinggi di Universitas Sriwijaya (Unsri) jika merujuk data lulusan tahun 2021.***

Share this article
Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) menjadi capaian belajar mahasiswa saat menempuh pendidikan di Universitas Sriwijaya (Unsri).