Mengapa Ketiak Bisa Bau Asem? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Ilustrasi Bau Ketiak
Ilustrasi Bau Ketiak

AYOJAKARTA.COM - Ketiak merupakan salah satu area tubuh yang sering menjadi sumber bau tak sedap.

Meski banyak orang mengalaminya, tak semua tahu penyebab pasti dari bau ketiak ini.

Secara ilmiah, bau ketiak disebabkan keringat dan bakteri yang berkembang biak di kulit.

Keringat sebenarnya tidak berbau, namun ketika bercampur dengan bakteri di permukaan kulit, bau tak sedap bisa muncul.

Baca Juga: Ternyata, Kepercayaan Diri 98 Persen Perempuan Indonesia Dipengaruhi Ketiak yang Cerah

Tubuh manusia memiliki dua jenis kelenjar keringat utama yaitu kelenjar ekrin dan apokrin.

Kelenjar ekrin terdapat hampir di seluruh permukaan tubuh dan mengeluarkan keringat yang berfungsi untuk mengatur suhu tubuh.

Keringat yang dihasilkan kelenjar ekrin umumnya tak berbau karena langsung dikeluarkan ke permukaan kulit tanpa bersentuhan dengan bakteri.

Berbeda dengan kelenjar ekrin, kelenjar apokrin ditemukan di area tubuh yang memiliki folikel rambut seperti ketiak, pangkal paha dan kulit kepala.

Baca Juga: Viral Tak Kuat Bau Badan Mahasiswanya, Para Dosen USK Aceh Mengeluh hingga Keluarkan Surat Panduan

Kelenjar apokrin ini mengeluarkan cairan yang lebih kental dan mengandung protein serta lemak.

Ketika cairan ini mencapai permukaan kulit dan berinteraksi dengan bakteri, proses pemecahan senyawa oleh bakteri inilah yang menghasilkan bau tak sedap.

Ada beberapa faktor yang dapat memperparah bau ketiak, salah satunya adalah kerusakan bakteri.

Ketika bakteri kulit menguraikan keringat, senyawa seperti asam propionat dan asam isovalerat terbentuk.

Baca Juga: Waduh! Tak Sanggup dengan Bau Badan Mahasiswa, Dosen USK Aceh Sampai Bikin Panduan Agar Tetap Wangi

Asam propionat menghasilkan bau yang mirip dengan cuka sementara asam isovalerat menghasilkan bau yang mirip dengan keju.

Kombinasi senyawa-senyawa inilah yang menyebabkan bau khas pada ketiak.

Selain itu, pola makan dan obat-obatan juga dapat memengaruhi bau ketiak.

Makanan seperti bawang putih, kari atau makanan berlemak dapat menyebabkan keringat berbau lebih kuat.

Baca Juga: 5 Tanda Dia Sebenarnya Tidak Tertarik Padamu dengan Curving atau Penolakan Halus, Nomor 1 Paling Sering Terjadi!

Beberapa obat-obatan juga dapat memengaruhi produksi keringat dan menyebabkan perubahan bau tubuh.

Jika merasakan perubahan mendadak pada bau tubuh setelah mengonsumsi makanan tertentu atau obat-obatan, ini mungkin menjadi penyebabnya.

Kondisi medis tertentu seperti hiperhidrosis juga dapat menyebabkan seseorang mengalami keringat berlebihan terutama di area tangan, kaki dan ketiak.

Hiperhidrosis ini dapat memperparah bau ketiak karena produksi keringat yang berlebih memberikan lebih banyak makanan bagi bakteri untuk memecah dan menghasilkan bau tak sedap.

Baca Juga: Mengenal Bakteri Bacillus Cereus, Penyebab Keracunan Cimin Anak SD di Bandung Barat

Untuk mengatasi bau ketiak, kebersihan diri merupakan langkah pertama yang harus dilakukan.

Mandi secara teratur dan menggunakan sabun antibakteri dapat membantu mengurangi jumlah bakteri di kulit.

Setelah mandi, penggunaan antiperspiran atau deodoran juga dapat membantu.

Antiperspiran bekerja dengan mengurangi produksi keringat dengan menyumbat pori-pori, sementara deodoran mencegah bau dengan mengubah pH kulit sehingga membuatnya kurang ramah bagi bakteri.

Baca Juga: Tips Memutihkan Gigi dengan Minyak Kelapa dan Cara Menggunakanannya, DIjamin Konclong dan Bebas Bakteri

Penting diingat bahwa setiap orang memiliki bau tubuh yang berbeda.

Faktor genetik, hormon dan pola makan memengaruhi bagaimana tubuh seseorang menghasilkan dan memproses keringat.

Oleh karena itu, bau ketiak juga bisa berbeda dari satu orang ke orang lainnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Jakarta Barat

Tanggul Kali Grogol Rampung, Mengapa Cekungan Kemanggisan Masih Dibayangi Banjir?

Tanggul Kali Grogol sukses cegah luapan kali, tapi kawasan cekung Kemanggisan masih dibayangi banjir kiriman akibat drainase buruk. Gubernur DKI melarang bangunan liar dan sisa proyek rampung 2026.

Tangerang

Hari Ketiga Api Masih Menyala, Dampak Kebakaran TPA Jatiwaringin: 154 Warga Tangerang Terjangkit ISPA

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang melaporkan sebanyak 154 warga terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Jakarta Barat

Warga Pejompongan hingga Bintaro Siap-siap! Pramono Anung Bocorkan Daftar Prioritas Flyover Baru di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa pihaknya kini sedang mematangkan rencana pembangunan sejumlah flyover baru di titik-titik krusial.

Bisnis

Tak Lagi Fokus Perumahan, BTN Jabar Bidik Industri Horeca secara Masif

BTN Jabar memperluas transformasi bisnis dengan menggarap sektor Horeca melalui pembiayaan dan pembangunan ekosistem transaksi.

Bisnis

BTN Gandeng Ayo Media Network, Puluhan Kepala Cabang Dalami Strategi Hubungan Media

BTN mengunjungi Ayo Media Network untuk memperkuat sinergi dengan media, membahas komunikasi publik, media digital, dan manajemen krisis.

Bisnis

Dominasi KPR Subsidi, BTN Jabar Sumbang Aset Terbesar di Luar Jakarta

BTN Jabar menjadi penyumbang aset nasional terbesar di luar Jakarta sekaligus memimpin pangsa pasar KPR program pemerintah di Jawa Barat.

Jakarta Barat

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Anggaran Rp62 Miliar untuk Proyek Pembangunan Kali Grogol, Tapi Tantangan Banjir Belum Hilang

Gubernur DKI Pramono Anung meninjau proyek tanggul Kali Grogol, Jakbar, senilai Rp62 miliar. Warga menyambut baik karena kawasan jadi rapi, bebas bangunan liar, dan genangan banjir jadi cepat surut.

Jakarta Selatan

Bukan di JPO! Pramono Anung Buka Suara Soal Rencana 'Gembok Cinta' di Kawasan Rasuna Said

Jadi sorortan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait lokasi pasti pembangunan jembatan bertema 'Gembok Cinta' di kawasan Rasuna Said.

Tangerang

TPA Jatiwaringin Masih Membara: 7 Hektare Lahan Hangus, 64 Warga Dievakuasi

Sebanyak 64 jiwa kini telah dievakuasi ke hunian sementara yang layak demi menghindari dampak buruk asap pekat dan suhu panas dari kobaran api yang melanda TPA Jatiwaringin.

News

Demi Cuan 'Ompreng', Sekretaris Deputi BGN Lalu Muhammad Iwan Rela Akali Program MBG

Kejaksaan Agung (Kejagung) membongkar modus licin pengadaan wadah makanan atau "ompreng" yang menyeret pejabat teras BGN sebagai tersangka.

News

Pusaran Korupsi MBG Bertambah, Kini 7 Orang Jadi Tersangka Termasuk Sekretaris Deputi BGN!

Korupsi dalam tata kelola program MBG, Kejagung menetapkan Lalu Muhammad Iwan (LMI) sebagai tersangka baru dalam kasus yang merugikan negara tersebut.

Metropolitan

Ada Demo Ojol di Gambir dan Mahasiswa di DPR, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional!

Sebanyak 1.246 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa pada Kamis, 2 Juli 2026.

Jakarta Selatan

'Mangkrak' di 7 Gubernur, Pramono Anung Targetkan Pembebasan Lahan Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Rampung Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara tegas menetapkan pembangunan jalan sejajar rel kereta api di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sebagai prioritas utama untuk segera diselesaikan.

Metropolitan

Gandeng Pemerintah Pusat, Gubernur Pramono Anung Targetkan Pembangunan Rusun di 11 Lokasi Jakarta

Selain Marunda dan Rorotan, Pemprov DKI telah memetakan sembilan lokasi lainnya yang masuk dalam rencana pembangunan hunian vertikal

Jakarta Barat

Cegah Longsor dan Banjir, Proyek Kali Grogol Kemanggisan Ditargetkan Rampung Desember 2026!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung proyek pembangunan prasarana di Kali Grogol Segmen Kemanggisan, Jakarta Barat, pada Kamis, 2 Juli 2026.

Jakarta Timur

Sudin LH Jakarta Timur Berhasil Angkut Sampah Menumpuk hingga 54 Ton di Kawasan Cakung, Pramono Anung: Mari Jaga Jakarta Tetap Bersih

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan laporan dari masyarakat menjadi dasar bagi pemerintah untuk segera mengambil langkah penanganan.

Ekonomi

Imbas Konflik Timur Tengah: Ekspor RI Terhambat, Industri Masuk Zona Kontraksi

Konflik Timur Tengah ganggu logistik laut, bikin produk RI kalah saing & PMI manufaktur anjlok ke 46,9. Ekspor Mei 2026 turun 5,73% hingga picu defisit dagang US$1,61 M serta ancam PHK masif pekerja.

Metropolitan

Gubernur Pramono Sebut Pembangunan Rusun Marunda Cluster C dan Rorotan IX jadi Prioritas, akan Dibangun Dalam Waktu Dekat

Di antara 11 rusun yang akan dibangun, Pramono mengungkap dua lokasi yang menjadi prioritas yaitu Rusun Marunda Cluster C dan Rorotan IX.

Ekonomi

Manufaktur RI Drop ke Level Terendah Setahun, Efek Domino Rupiah Melemah dan BBM Naik?

PMI manufaktur Juni 2026 anjlok ke level terendah setahun di 46,9. Kontraksi ini dipicu lesunya daya beli, dolar AS dekati Rp18.000 yang bikin biaya produksi meroket, hingga memicu pengurangan pekerja

Jakarta Barat

Diklaim Mampu Pangkas Waktu Tempuh Kendaraan hingga 10-15 Menit, Proyek Flyover Latumenten Ditargetkan Rampung Desember 2026

Flyover Latumenten diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan kelancaran arus lalu lintas dan mengurangi kemacetan di wilayah tersebut.