Arema FC vs Persebaya Laga Mematikan Urutan Kedua di Dunia, Di Bawah Laga Peru dengan Korban 328 Jiwa

- Senin, 3 Oktober 2022 | 19:05 WIB
Dafrar laga sepakbola mematikan di dunia //priceonomics.com
Dafrar laga sepakbola mematikan di dunia //priceonomics.com

AYOJAKARTA.COM-- Laga berdarah Arema vs Persebaya mencatatan rekor sebagai laga paling mematikan peringkat kedua sepanjang sejarah di dunia.

Diketahui, laga Arema vs Persebaya pada Sabtu, 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan Malang telah mengakibatkan 127 korban meninggal dunia.

Baca Juga: Bonek Bela Aremania Pasca Tragedi Kanjuruhan : Sama Saja dengan Orang di Dalam Botol Sampean Semprot Baygon

Puluhan korban meninggal di dunia dalam stadion Kanjuruhan, dan lainnya di RS. Bahkan hingga kini, masih banyak korban yang mendapat perawatan di RS.

Tragedi Kanjuruhan ini akhirnya menjadikan laga Arema vs Persebaya  ditetapkan menjadi salah satu laga berdarah dengan jumlah kematian terbanyak di Indonesia.

Bahkan, tragedi ini disebut sebagai laga paling mematikan nomor 2 di dunia. Peringkat ini menggeser Accra Sports’Stadium Disaster di Accra, Ghana yang memakan korban sebanyak 126 dan berada di urutan kedua pada tahun 2001 lalu.

Baca Juga: Keprihatinan Tantri Kotak Atas Tragedi Kanjuruhan: Semoga Korban Jiwa Diberikan Tempat Terbaik di SisiNya

Dilansir dari priceonomics.com pada artikel yang berjudul The Deadliest Soccer Matches in History dilampirkan data-data dari pertandingan dan jumlah korban jiwa dari insiden mematikan yang ada di dunia tersebut.

Dari data itu, laga mematikan dengan banyak korban jiwa adalah laga yang terjadi di Lima Peru.

Halaman:

Editor: Kiki Dian Sunarwati

Sumber: Berbagai sumber, AyoJakarta.com, priceonomics.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X