AYOJAKARTA.COM – Setelah lama menjadi sosok ditunggu, sosok Iptu Rudiana yang dianggap fenomenal oleh warganet akhirnya kembali terlihat.
Ditemui usai mendatangi tempat Eky dimakamkan, Iptu Rudiana tampak mengenakan baju koko lengan pendek dan kopiah hitam serta celana panjang jins warna biru.
Dalam wawancara eksklusif tersebut, Iptu Rudiana sempat memberi sejumlah pernyataan terkait beragam wacana seputar kasus yang mengakibatkan kematian Vina dan putranya.
Sebelumnya, Iptu Rudiana melalui tim kuasa hukumnya sempat memberikan somasi terkait pernyataan yang disampaikan Dede Riswanto.
Dua bulan lebih tidak menampakkan diri ke hadapan publik, Iptu Rudiana mengaku tetap menjalankan rutinitas sebagai anggota polisi.
Terkait dengan ramainya pemberitaan di media mengenai peran yang dilakukannya sebagai penggagas BAP, Iptu Rudiana mengaku menyesal.
Baca Juga: 10 Universitas Ini Lulusannya Banyak Lolos CPNS, Ada Kampusmu?
Selain karena pernyataan yang disampaikan oleh sejumlah saksi tidak berdasar, kabar tersebut juga berpengaruh kepada kehidupan pribadinya.
“Sangat berat, namun demikian kami tetap kuat dan tabah, yakin bahwa kebenaran akan selalu dilindungi oleh Yang Maha Kuasa,” ungkap Rudiana.
Kepada awak media, Iptu Rudiana juga mengaku sangat terbantu dengan adanya tim kuasa hukum yang sudah bersedia memberi bantuan secara sukarela.
Menyikapi adanya anggapan dari sebagian masyarakat terkait dengan perilaku antagonis yang dilakukan dalam perkara Vina, ayah mendiang Eky memberi tanggapan.
Baca Juga: Lulus Anti Nganggur! 7 Jurusan S1 PGSD Paling Ramai Peminat, UNY dan Unnes Tembus 2.000+ Pendaftar
Menurut Rudiana, peristiwa mengenaskan pada delapan tahun silam tidak sebagaimana yang banyak disampaikan oleh media.
“Di dalam setiap berita, seolah saya dijadikan sebagai orang yang sangat bersalah, tentu hal ini jauh dari yang sebenarnya,” jelas Rudiana.
Lebih lanjut, Iptu Rudiana menegaskan bahwa setiap tindakan yang dilakukannya tidak lain merupakan upaya untuk menegakkan kebenaran.
Meski secara pribadi pemberitaan tentang dirinya sudah berdampak ke dalam keluarga, Iptu Rudiana memastikan akan terus berjuang dalam mencari keadilan.
Sebelumnya, seorang pegiat media sosial bernama Widya sempat menyebut penyebab kematian Eky dan Vina bukan karena perbuatan geng motor.
Penyebab kematian pasangan Eky dan Vina, menurut Widya berkaitan erat dengan perkara hukum yang sedang ditangani Iptu Rudiana sebagai anggota polisi.
Salah satu indikasi kematian Eky dan Vina merupakan Collateral Damage dari pekerjaan Ayahnya, adalah tayangan acara bertema penggerebekan di salah satu stasiun televisi.
Baca Juga: Status BPNT Juli-Agustus 2024 Sudah Berubah di SIKS-NG, Segera Cair dalam Hitungan Hari
Dalam tayangan tanggal 24 Agustus 2016 tersebut, sejumlah petugas polisi dengan seragam Turn Back Crime Biru Tua terlihat menangkap sejumlah terduga pengedar narkoba.
Sebagaimana kemudian menjadi konsumsi publik, tiga hari berselang atau pada 27 Agustus 2016 warga Cirebon dikejutkan dengan kasus tewasnya Vina dan Eky.

Share this article
Dua bulan lebih tidak menampakkan diri ke hadapan publik, Iptu Rudiana mengaku tetap menjalankan rutinitas sebagai anggota polisi.