AYOJAKARTA.COM – Kabar yang menggemparkan publik datang dari bakal calon presiden di Pilpres 2024, Anies Baswedan.
Disebutkan jika mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut gagal mencalonkan diri sebagai capres lantaran terciduk pihak KPK.
Bahkan gagalnya Anies Baswedan maju Pilpres 2024 tersebut membuat Surya Paloh sampai mengamuk hingga menangis histeris.
Baca Juga: Bermasalah Akut! 5 Borok AKBP Achiruddin Hasibuan Terbongkar hingga Sukses Hancurkan Karir Sendiri
Berita mengenai Anies Baswedan yang gagal nyapres 2024 tersebut diunggah oleh akun Youtube SEPUTAR ISTANA pada 7 Mei 2023.
Dalam unggahan video di akun Youtube tersebut diberi judul seperti berikut.
“KPK BIKIN ANIES GAGAL NYAPRES, SURYA PALOH NGAMUK MENANGIS HISTERIS”
Kemudian pada bagian thumbnail video juga disertakan caption serupa bertuliskan seperti berikut:
Baca Juga: JLEB! Sule Belum Tentu Beri Restu Rizky Febian dengan Mahalini: Yang Tahu Gue..
“KPK BIKIN ANIES GAGAL NYAPRES, SURYA PALOH NGAMUK MENANGIS HISTERIS”
Terlihat dalam thumbnail video ilustrasi yang menunjukkan foto Anies sudah mengenakan rompi oranye dan ada Surya Paloh yang tengah konferensi pers.
Hingga saat ini kabar soal Anies Baswedan gagal nyapres gegara KPK tersebut sudah ditonton sebanyak 41 ribu kali.
Lantas apakah kabar tersebut benar?
Setelah dilakukan penelusuran dan ditonton hingga akhir rupanya kabar yang disampaikan dalam video tersebut adalah salah.
Faktanya video tersebut tidak memuat informasi yang sesuai dengan judul maupun thumbnail pada video.
Selain itu, fakta lain video tersebut justru memuat cuplikan dari tayangan Youtube Fredi Kako Channel.
Di mana dalam video tersebut membahas soal sosok Anies Baswedan sebagai bakal capres 2024.
“Menurut saya bahwa Anies Baswedan bisa menjadi tersangka koruptor,” ujar pemilik akun Fredi Kako Channel dengan narasi KPK Gagalkan Anies Baswedan Nyapres.
Dari seluruh penjelasan tersebut dapat disimpulkan jika kabar soal Anies Baswedan gagal nyapres lantaran terciduk KPK adalah salah.
Informasi tersebut juga bisa dikategorikan sebagai hoax karena memuat informasi yang menyesatkan publik.***

Share this article
Disebutkan jika mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut gagal mencalonkan diri sebagai capres lantaran terciduk pihak KPK.