AYOJAKARTA.COM — Saat ini penipuan digital atau online kembali marak terjadi.
Apalagi setiap aktivitas dan kegiatan masyarakat bisa dilakukan dengan cepat dan mudah menggunakan ponsel pintar.
Namun, masyarakat tetap tidak boleh lengah dan harus waspada terhadap pemerasan dan pancingan, seperti terjadi panggilan ke hotel lewat aplikasi obrolan singkat Michat yang baru-baru ini terjadi di wilayah Pekanbaru, Riau.
Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @magelangzone, tampak terlihat seorang perempuan memakai baju hitam yang diduga sedang mencari mangsa di sebuah hotel, tetapi perempuan tersebut ternyata salah sasaran.
"Cewek Open BO di aplikasi Michat di Pekanbaru cari mangsa namun salah sasaran," tulis unggahan postingan tersebut, dikutip Kamis, 30 Maret 2023.
Pelaku pemerasan di aplikasi Michat ini seakan-akan tak pernah jera.
Pasalnya perempuan di open BO Michat ini mencari para laki-laki hidung belang yang merupakan salah satu mangsa yang digunakan dalam modus pemerasannya.
Dugaan modus penipuan atau pemerasan ini dilakukan secara acak dengan cara mengetok salah satu kamar hotel yang dilakukan pemesanan perempuannya melalui Michat.
"Modus ketok random kamar hotel, mengaku kamar tsb memesannya lewat michat," kata akun tersebut.
Selanjutnya ketika target sudah ada di depan mata, maka ia akan meminta sejumlah uang dengan alasan membatalkan perjanjian janji temu antara perempuan dan laki-laki.
Sementara itu, kesempatan ini juga digunakan oleh para oknum nakal tersebut untuk kabur ketika apa yang dimintanya sudah berhasil ataupun gagal dalam aksinya.
Bahkan aksi penipuan tersebut juga dilakukan secara berkomplotan yang juga dikejar oleh satpam hotel sampai ke luar pekarangan hotel tersebut.
"Minta uang cancel, trus kabur. Ternyata mereka melakukanya secara berkomplotan, " tulisnya di akhir unggahan.
Aksi ini pun juga diwarnai saling adu mulut antara satpam dan perempuan yang melakukan penipuan di Michat tersebut.***

Share this article
Seorang perempuan memakai baju hitam yang diduga sedang mencari mangsa di sebuah hotel, tetapi perempuan itu ternyata salah sasaran.