AYOJAKARTA.COM – Wacana keikutsertaan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam ajang kontestasi Pilkada Jakarta semakin mencuat di penghujung pekan ini.
Pertemuan Kaesang Pangarep dengan petinggi PKS belum lama ini yang ditengarai berkaitan dengan Pilkada Jakarta, dianggap banyak pihak sebagai sinyalemen.
Anggapan langkah politik Kaesang Pangarep jelang Pilkada Jakarta tersebut kian menguat usai sejumlah pengurus PSI menemui petinggi Partai Golkar.
Safari politik yang dilakukan Kaesang menjelang Pilkada, oleh sejumlah kalangan justru semakin menguatkan dugaan.
Karena itu berbagai kalangan meyakini safari politik yang sedang dilakukan Kaesang tidak lebih merupakan upaya mencari dukungan.
Sehubungan dengan kian kentalnya anggapan tersebut, Aryo Bimo selaku Juru Bicara dari Partai Solidaritas Indonesia memberi tanggapan.
Menurut Aryo, kapasitas Kaesang sebagai Ketua Umum PSI memungkinkan munculnya berbagai macam interpretasi di kalangan masyarakat.
Terkait dengan adanya dukungan yang diberikan publik kepada Kaesang, menurut Aryo bukan saja tercetus dari Jakarta, melainkan kota lain di Indonesia.
“Jika Ketua Umum suatu partai mendatangi Ketua Umum partai lain, yang dibicarakan pasti nasional,” ungkap Aryo.
Namun demikian, Aryo tidak menyanggah bila substansi dari pertemuan-pertemuan dengan petinggi partai tersebut bisa saja memiliki agenda yang lebih spesifik.
Menyikapi safari politik yang dilakukan Kaesang dalam satu pekan ini, Pengamat Politik Adi Prayitno memberikan tanggapan.
Baca Juga: 7 Ciri-Ciri Pria High Value yang Memiliki Pengaruh Positif, Apakah Pasanganmu Punya Tanda Ini?
Menurut Adi, figur Kaesang memang sempat dikaitkan dengan sejumlah tokoh kenamaan yang akan berkontestasi dalam ajang Pilkada serentak.
Langkah politik yang ditempuh Kaesang dengan membuka komunikasi bersama partai di luar Koalisi Indonesia Maju seperti PKS, merupakan strategi pembuka kesempatan.
Dengan mengakrabkan diri bersama partai diluar KIM, Kaesang secara tersirat sedang menyatakan bahwa peluang kerjasama politik masih sangat memungkinkan.
Adanya wacana untuk menduetkan antara Anies Baswedan dengan Kaesang Pangarep, menurut Adi merupakan bagian dari bahasan menu politik.
“Kalau saya membaca, antara elit partai ini sepertinya berkawan satu sama lain, dan tidak seperti anggapan publik,” jelas Adi.
Karena sejumlah penilaian tersebut, Adi menilai salah satu agenda politik yang sedang dilakukan Ketua Umum PSI adalah membangun komunikasi politik.
Tujuan Kaesang mendekati partai politik yang tidak tergabung dalam KIM, menurut Adi bisa menjadi semacam perdamaian politik pasca Pilpres.
Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah Paling Sulit di Dunia tapi Sering Jadi Favorit Calon Mahasiswa, Apa Saja?
Namun demikian Adi menilai salah satu alasan mendasar yang memotivasi Kaesang melakukan safari politik adalah ikut berlaga dalam Pilkada Jakarta.
“Kalau saya membaca gestur tubuhnya Kaesang, lebih cenderung ingin maju dalam Pilgub Jakarta,” pungkas Adi.

Share this article
Wacana keikutsertaan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam ajang kontestasi Pilkada Jakarta semakin mencuat di penghujung pekan ini.