AYOJAKARTA.COM - Lagi-lagi kasus pelecehan terjadi di Indonesia dan kini korbannya adalah seorang remaja yang masih berusia 17 tahun.
Baru-baru ini, seorang ibu berinisial AR dari siswi SMA di Muna, Sulawesi Tenggara meminta keadilan setelah putrinya diduga dilecehkan oknum kades dan mantan kades.
Dikabarkan bahwa kasus pelecehan yang diduga dilakukan oknum kades dan mantan kades ini telah dilaporkan sejak Januari 2024.
Namun, hingga saat ini dua pelaku tersebut masih belum juga ditahan.
Dalam video yang diunggah Instagram @luarbioskop, ibu di Muna itu membuat surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Ia meminta bantuan kepada presiden juga Kapolri untuk membantu menuntaskan kasus yang dialami putrinya.
Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap lambannya penanganan kasus yang dialami putrinya.
“Saya minta tolong pada Pak Presiden Jokowi, Pak Kapolri, anak saya dicabuli dua orang (oleh) Kepala Desa dan mantan Kepala Desa,” ucapnya.
Baca Juga: Oegroseno Sebut Kasus Vina Cirebon Dilematis, Heran Ada Perbedaan Keterangan di 2 Kantor Polisi
“Sudah tujuh bulan lapor polisi juga belum ada kejelasan, saya minta tolong Pak Jokowi saya tidak punya apa-apa,” imbuhnya.
Kasus tersebut tentu menuai perhatian publik.
Banyak yang geram dengan kasus pelecehan yang diduga dilakukan oknum kades dan mantan kades di Muna.
“Kades dan mantan kadesnya sakit? Bisa barengan gitu? Ya semoga aja ga sembuh-sembun yak minimal seumur hidup,” kata @fzlxxx.
“Semoga kasus ini ditindak keras aparat aaamiin,” kata @madxxx.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan kasus tersebut.***

Share this article
Tujuh bulan lapor belum ada kejelasan, ibu di Muna minta bantuan Jokowi karena anaknya menjadi korban pelecehan oknum kades.