TAMBUN UTARA, AYOJAKARTA.COM – Bagi sebagian orang, nama buah alkesa mungkin terdengar asing. Namun, di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, buah ini cukup banyak peminatnya. Mulai dari orang biasa hingga ibu hamil.
Salah satu penjual buah alkesa di Desa Srijaya, Ela mengaku bahwa buah ini kerap dicari ibu-ibu hamil yang sedang mengidam. Mereka bahkan bisa membeli dalam jumlah banyak tanpa menawar harga.
“Biasanya itu yang lagi pada ngidam (usia kandungan) tiga sampai empat bulan suka nyariin (alkesa). Belinya bisa dua kilo, tapi dimakannya cuma satu doang,” kata Ela kepada Ayobekasi.net, Senin (16/11/2020).
AYO BACA : Suhu Panas di Bekasi, BMKG Prediksi hingga Rabu
Wanita berusia 30 tahunan ini bercerita, dalam sehari bisa menjual alkesa antara lima hingga sepuluh kilogram dengan harga jual Rp 15.000. Adapun keuntungan yang didapat mencapai lebih dari 50%.
“Kalau dagang ginian enggak nentu (untungnya). Tapi, ya lebih dari 50% ada-lah,” ujarnya.
Selain sebagai buah penawar ngidam, alkesa kerapkali dijadikan rujak hingga manisan. Warga Desa Srimahi, Tambun Utara, Yuyun mengaku hobi makan alkesa karena rasnaya enak.
AYO BACA : Ini Wilayah Terbanyak Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi
“Buahnya tuh wangi gitu. Kalau yang ngidam biasanya buat dicium-ciumin doang, enggak dimakan. Kalau saya sih buat ngerujak enak, apalagi yang masih agak mangkel,” kata dia.
Jika di daerah Tambun Utara, satu kilogram alkesa dibanderol Rp 15.000, maka Yuyun bisa mendapat harga lebih murah di daerah Setu, Kabupaten Bekasi. Hal itu lantaran di sana banyak warga menanam pohon alkesa.
“Kalau di Setu mah Rp 7.000 – Rp 8.000 (per kilogram) mah dapet. Kalau udah di sini ya pasti jadi mahal,” ujarnya.
Ayobekasi.net mencoba alkesa untuk pertama kali. Dari luar, buah yang juga disebut buah jigong ini berwarna kuning keemasan. Memang menarik hati untuk dicoba, dan wanginya khas. Ekspektasi rasanya akan asam manis segar, ternyata mirip sekali dengan rasa ubi dengan serat lebih banyak.
Sebenarnya ini soal selera saja, toh peminat alkesa cukup banyak dan keuntungan dari jualan buah tersebut lumayan menjanjikan. Tapi, sensasi ‘getah’ di gigi rasanya cukup membuat alkesa istimewa. Iya, se-istimewa mereka yang menyukainya.
AYO BACA : Selama Pandemi, Warga Bekasi Belanja Masker hingga Rp 500 Ribu per Bulan

Share this article
Buah ini kerap dicari ibu-ibu hamil yang sedang mengidam.