AYOJAKARTA.COM - Taman Ismail Marzuki (TIM) kembali menjadi pusat perhatian publik setelah ditunjuk sebagai lokasi penyelenggaraan Jakarta Future Festival 2026.
JFF 2026 akan digelar mulai hari ini pada 5 hingga 7 Juni 2026.
Mengusung tema "Navigating Resilience", festival ini akan menghadirkan berbagai diskusi, pameran, hingga kolaborasi lintas sektor yang membahas masa depan Jakarta di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Sebagai salah satu agenda strategis Pemprov DKI Jakarta, JFF 2026 dirancang menjadi wadah pertemuan antara pemerintah, akademisi, pelaku industri, komunitas kreatif, hingga generasi muda untuk bertukar gagasan mengenai pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Iwan Takwin mengatakan bahwa adanya JFF di TIM ini menjadi penegasan atas keberhasilan penyelenggaraan festival serupa pada tahun sebelumnya.
Acara ini diyakini akan mendapat antusiasme tinggi dari publik dan para pemangku kepentingan.
Selain itu, kepercayaan yang kembali diberikan kepada TIM menunjukkan semakin kuatnya posisi kawasan tersebut sebagai ruang kolaborasi strategis yang mampu mempertemukan seni, budaya, inovasi, dan gagasan masa depan dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
“Kepercayaan untuk kembali menjadi tuan rumah JFF juga menegaskan keberhasilan transformasi TIM pascarevitalisasi sebagai destinasi budaya sekaligus ruang dialog publik kelas dunia yang mendukung agenda pembangunan Jakarta sebagai kota global,” ujar Iwan.

TIM dinilai memiliki kelengkapan infrastruktur modern yang mampu mengakomodasi berbagai format acara JFF 2026.
Mulai dari diskusi panel tingkat tinggi, eksibisi inovasi digital, hingga instalasi seni interaktif.
“Gedung-gedung ikonik di dalam kawasan TIM, seperti Graha Bhakti Budaya, Teater Besar, Galeri Annex, hingga area terbuka Plaza Teater, telah dipersiapkan dengan fasilitas teknologi mutakhir dan manajemen arus pengunjung yang aman serta nyaman,” tambahnya.
Digelarnya JFF untuk kedua kalinya di TIM ini menjadi bukti bahwa kawasan tersebut telah bertransformasi menjadi ruang publik yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan kota masa depan.

JFF 2026 di TIM diproyeksikan akan mempertemukan ribuan partisipan yang terdiri dari pembuat kebijakan, inovator teknologi, pelaku industri kreatif, akademisi, hingga komunitas masyarakat sipil.
Pihal penyelenggara juga telah mempersiapkan fasilitas pendukung mulai dari aksesibilitas transportasi publik menuju kawasan Cikini, area parkir, dan integrasi sistem digital di area festival.***

Share this article
JFF 2026 akan menghadirkan berbagai diskusi, pameran, hingga kolaborasi lintas sektor yang membahas masa depan Jakarta.