KABUPATEN BEKASI, AYOJAKARTA.COM – Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi masih menunjukkan angka kenaikan. Ada tambahan 92 kasus per Minggu (20/9/2020) menjadi 1.914 orang.
Berdasarkan data realtime yang disajikan website resmi pikokabsi.bekasikab.go.id per hari ini pukul 11.00 WIB, dari jumlah total 1.914 tersebut, sebanyak 1.678 dinyatakan sembuh, 48 meninggal dunia, 42 dirawat di rumah sakit.
“Sisanya sebanyak 146 orang menjalani isolasi mandiri atau bertambah 47,” kata Juru Bicara Satgas Penangangan Covid-19 Kabupaten Bekasi dr Alamsyah saat dikonfirmasi.
AYO BACA : ASN Pemkab Bekasi Swab Test Covid-19 Bertahap hingga 24 September
Dia menjelaskan, penambahan kasus tersebut masih didominasi oleh klaster industri, disusul klaster keluarga dan mayoritas merupakan imported case atau kasus impor.
“Kebanyakan mereka yang bekerja di luar Kabupaten Bekasi, namun berdomisili di sini,” ujarnya.
Adapun kasus suspek bertambah 47 orang menjadi 6798 dimana 220 masih dalam pengawasan. Kemudian, ada tambahan kasus probable 1 orang dengan rincian 41 meninggal, 20 sembuh, dan 7 masih dalam pengawasan.
Dilihat dari sebarannya, wilayah yang paling banyak kasus positif aktif adalah Kecamatan Babelan sebanyak 40 kasus, disusul Tambun Selatan 37 kasus, dan Cibitung 27 kasus.

Share this article
“Sisanya sebanyak 146 orang menjalani isolasi mandiri atau bertambah 47,” kata Juru Bicara Satgas Penangangan Covid-19 Kabupaten Bekasi dr Alamsyah saat dikonfirmasi.