KABUPATEN BEKASI, AYOJAKARTA.COM – Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi masih terus terjadi pasca melonjaknya kasus positif dari klaster industri sejak pekan lalu. Namun, pergerakannya mulai melandai pekan ini.
Berdasarkan data yang disajikan website resmi pikokabsi.bekasikab.go.id, Senin (7/9/2020), kasus positif Covid-19 hanya bertambah 1 menjadi total 1326 orang. Dari jumlah itu, 1083 di antaranya sembuh atau bertambah 58 orang, 44 meninggal, 44 dirawat, dan 155 menjalani isolasi mandiri.
Sementara itu, kasus suspek sebanyak 6330 orang dimana 189 di antaranya masih dalam pengawasan. Adapun total kasus probable 57 orang, 13 di antaranya sembuh, 4 dalam pengawasan, dan 41 meninggal dunia. Sedangkan kasus kontak erat yang masih dalam pemantauan berjumlah 207 orang.
Di lihat dari sebaran wilayahnya, penambahan kasus Covid-19 terbanyak berada di Kecamatan Cibitung sebanyak 88 kasus, disusul Babelan 27 kasus, dan Cikarang Utara 15 kasus.
Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp: 081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119. Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119. Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

Share this article
Di lihat dari sebaran wilayahnya, penambahan kasus Covid-19 terbanyak berada di Kecamatan Cibitung sebanyak 88 kasus, disusul Babelan 27 kasus, dan Cikarang Utara 15 kasus.