CIKARANG PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Sebanyak 242 karyawan PT LG Electronics Indonesia terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR).
General Manager PT LG Electronics Indonesia Budi Hartono menyatakan bahwa pihaknya siap bertanggungjawab dan memberikan jaminan kesehatan pada seluruh karyawan.
“Kami siap berikan jaminan kesehatan. Kami harapkan dapat bisa beroperasi kembali setelah kami bisa pastikan kesehatan (dari karyawan),” kata Budi dalam keterangannya, Kamis (27/8/2020).
Lebih lanjut, dia mengungkapkan, pemulihan kesehatan para karyawan menjadi fokus manajemen saat ini. Selain itu, koordinasi dengan Pemkab Bekasi juga Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 terus dilakukan.
“Sampai hari ini, tindakan yang kami ambil selalu berkoordinasi dengan pemerintah. Sampai sekarang semua karyawan sedang ditangani dengan baik dan dimonitor dengan ketat,” ujarnya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Irfan Maulana mengungkapkan bahwa kasus yang terjadi di perusahaan itu merupakan imported case atau kasus impor dimana transmisi penularan tidak terjadi secara lokal.
“Ini adalah kasus sporadis, imported case. Jadi (karyawan) tinggal di zona merah dan bekerja di Kabupaten Bekasi, (lalu) terjadi transmisi,” kata Irfan.
“Tidak bisa kita pungkiri bahwa Kabupaten Bekasi beririsan langsung dengan Kota Bekasi dan DKI Jakarta. Ada yang tinggal di Jakarta atau Kota Bekasi, bekerja di wilayah Kabupaten Bekasi, dan begitu juga sebaliknya,” lanjut dia.
Hingga saat ini, ada 242 orang karyawan PT LG Electronics Indonesia yang terkonfirmasi positif, yakni 25 pasien dirawat di rumah sakit, dan sisanya isolasi mandiri di tempat masing masing, yang dibedakan berdasarkan gejala yang diderita pasien.

Share this article
Sebanyak 242 karyawan PT LG Electronics Indonesia terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR).