AYOJAKARTA.COM - Gelombang protes masyarakat kembali memuncak. Setelah aksi mahasiswa memadati kawasan Thamrin, Jakarta pada Jumat kemarin, kini giliran massa yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Memanggil menggelar demonstrasi besar-besaran di pertigaan Gejayan, Sleman, Yogyakarta, Sabtu, 13 Juni 2026.
Massa yang didominasi pakaian serba hitam terpantau memadati simpang Jalan Affandi sejak sore hari.
Tidak hanya mahasiswa, aksi ini juga diikuti oleh berbagai elemen masyarakat mulai dari akademisi, aktivis, buruh, hingga pengemudi ojek online.

Dalam orasinya di atas mobil pikap, perwakilan massa menuntut agar pemerintah saat ini lebih menaruh perhatian pada nasib rakyat.
Salah satu orator, Prof Masduki, yang merupakan Guru Besar dari Universitas Islam Indonesia (UII), memberikan kritik tajam kepada kepemimpinan nasional.
"Kami meminta, pada kesempatan ini, Presiden Prabowo dan Wakil Presiden (Gibran Rakabuming) masih waras dan prorakyat untuk meninjau ulang seluruh program yang dipermasalahkan," tegas Prof Masduki di tengah kerumunan massa.
Selain orasi politik, aksi ini juga diwarnai dengan pembacaan puisi-puisi bernada perlawanan.
Akibat membludaknya massa, arus lalu lintas menuju simpang Gejayan dari arah utara, barat, maupun selatan terpaksa ditutup total dan dialihkan oleh pihak kepolisian.

Sebagai informasi BEM UI diketahui melakukan aksi unjuk rasa dengan 5 tuntutan pada Jumat, 12 Juni 2026, namun tidak berhasil dilakukan di Bundaran HI.
Hal ini karena aparat menghentikan long march yang akhirnya dilakukan oleh mahasiswa.***

Share this article
Setelah aksi mahasiswa memadati kawasan Thamrin, Jakarta pada Jumat kemarin, kini giliran massa yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Memanggil menggelar demo di pertigaan Gejayan, Sabtu, 13 Juni 2026.