KABUPATEN BEKASI, AYOJAKARTA.COM - Keluarga karyawan yang bekerja di perusahaan LG Electronics di kawasan MM2100, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ikut dilacak.
Juru Bicara Satgas Covid-19, Kabupaten Bekasi, Alamsyah tak menampik pabrik tersebut kini menjadi klaster baru di wilayahnya. Setidaknya ada 238 karyawan yang dinyatakan positif dari total 800 karyawan.
“Dinkes yang tracing,” jelas Alamsyah, saat dihubungi Republika, Rabu (26/8/2020).
Korban pertama yang merupakan karyawan LG meninggal dunia akibat Covid-19, setelah dirawat di Rumah Sakit Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Rabu (19/8/2020). Kemudian, perusahaan melakukan tes polymerase chain reaction (PCR) atau tes usap massal kepada seluruh karyawannya secara mandiri, dan mendapati 200-an karyawan positif.
AYO BACA : 238 KARYAWAN LG ELECTRONICS POSITIF COVID-19: Jadi Berita di Media Asing
Saat ini, kata Alamsyah, setidaknya sudah ada 700 karyawan yang dites usap oleh perusahaan. Dari korban yang dinyatakan positif, keluarga dan pihak yang melakukan kontak erat dengan kasus positif juga dilacak. Dia belum dapat menyebutkan berapa jumlah pastinya karena proses tracing masih berjalan.
Adapun, Alamsyah menyebut, saat ini stok alat PCR yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi ada 3.750 kit. Menurut dia, jumlah itu masih mencukupi kendati telah ditemukan kluster baru dari perusahaan LG Cikarang Barat.
Alamsyah menambahkan, LG Electronicsboleh membuka kembali operasionalnya setelah sembilan hari. Karyawan yang dinyatakan negatif bisa kembali bekerja setelah perusahaan dievaluasi mengenai keamanan operasionalnya.
“Iya (boleh buka setelah sembilan hari). Sebelum dibuka (kembali) dievaluasi dulu sudah aman atau tidak, standarnya 9-14 hari,” tutur Alamsyah.
AYO BACA : 238 KARYAWAN LG ELECTRONICS POSITIF COVID-19: Pabrik Tutup 14 Hari

Share this article
Alamsyah menambahkan, LG Electronicsboleh membuka kembali operasionalnya setelah sembilan hari. Alamsyah menuturkan, karyawan yang dinyatakan negatif bisa kembali bekerja setelah perusahaan dievaluasi mengenai keamanan operasionalnya.