AYOJAKARTA.COM – Mendekati akihr tahun 2024, pemerintah melalui sejumlah instansi terus melakukan berbagai terobosan mengenai penyaluran bansos bagi para KPM.
Disamping menggencarkan penyaluran bansos unggulan seperti PKH dan BPNT, langkah penyesuaian kebijakan bagi KPM juga dilakukan untuk memastikan keberlanjutan.
Selain terus melakukan pemutakhiran data, jenis kebijakan yang telah disiapkan pemerintah adalah dengan mengurangi kuota dan menghapus sejumlah bansos bagi KPM.
Untuk memastikan mekanisme penetapan bagi calon KPM bansos, berikut adalah informasi penting terkait pengurangan dan pendataan bansos di penghujung tahun 2024.
Daftar Bansos yang Jumlah Kuota Penerima Dikurangi
Jenis bantuan sosial yang tidak lagi akan disalurkan kepada sejumlah KPM di tahun 2025 adalah Keluarga Risiko Stunting atau KRS.
Jumlah kuota KPM bansos berupa daging Ayam serta telur yang menyasar kepada keluarga risiko stunting pada tahun 2025 dipastikan akan berkurang.
Sebagai pengganti dari program tersebut, pada tahun 2025 mendatang pemerintah akan menerapkan program bansos Makan Bergizi Gratis.
Sebagaimana dengan tujuan utama bansos KRS, cakupan program MBG akan secara spesifik ditujukan bagi Ibu Hamil, Balita, serta siswa sekolah.
Selain itu, di akhir tahun 2024 pemerintah juga akan memperkenalkan Data Terpadu Sosial Ekonomi atau DTSE sebagai acuan dalam proses penetapan KPM bansos.
Baca Juga: Jangan Buang Sampah Sembarang Ya! 5 Alasan Kenapa Kamu Harus Jaga Kebersihan Destinasi Wisata
DTSE merupakan jenis pendataan terbaru yang bersumber dari sinkronisasi antara DTKS, data P3KE, BKKBN dan instansi terkait lain.
Dengan adanya metode pendataan terbaru serta sistem yang lebih terintegrasi, ketepatan sasaran KPM bansos akan semakin terwujud.
Disamping penyesuaian jumlah KPM untuk bansos KRS dan pemutakhiran data bagi calon KPM, akhir tahun 2024 juga merupakan momen disalurkannya sejumlah bantuan.
Adapun bansos yang terus digencarkan penyalurannya kepada para KPM hingga akhir tahun 2024 adalah Program Indonesia Pintar tahap akhir.
Selain PIP, bansos kedua yang terus disalurkan pemerintah hingga tanggal 31 Desember 2024 mendatang adalah Atensi Yatim-Piatu.
Jenis bansos ketiga yang terus disalurkan penyalurannya kepada para KPM hingga akhir tahun 2024 adalah BLT Dana Desa bagi penerima undangan.
Bansos berikutnya yang hingga hari ini masih dalam proses penyaluran kepada KPM adalah PKH dengan metode salur melalui PT Pos Indonesia.
Jenis bansos kelima yang hingga tanggal 31 Desember 2024 terus disalurkan kepada para KPM adalah Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT.
Jumlah besaran nominal bansos BPNT serta PKH dengan metode salur melalui PT Pos serta KKS, disesuaikan dengan komponen masing-masing KPM. ***

Share this article
Berikut jenis bantuan sosial yang tidak lagi akan disalurkan kepada sejumlah KPM di tahun 2025, KPM PKH dan BPNT juga?