JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Daihatsu optimistis total penjualan yang diraih sepanjang 2019 dapat tetap berada pada posisi yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
Marketing and CR Division Head PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi Lastiyoso mengatakan, saat ini memang data seluruh pabrikan belum dirilis.
"Kami yakin tetap berada di posisi kedua sehingga kami tetap dapat mempertahankan posisi yang telah kami raih selama 11 tahun berturut-turut,” kata Hendrayadi dalam konferensi pers Daihatsu Awal Tahun 2020, di Jakarta pada Kamis (9/1).
Ia menilai, pencapaian ini yang sangat luar biasa. Karena, pada 2007, Daihatsu masih berada pada posisi ke empat. Tapi semenjak itu, setelah melakukan beragam strategi dan terobosan, posisinya dapat terus merangkak naik menyaingi para kompetitor yang sangat kuat.
Daihatsu mengaku, sejumlah kunci yang ampuh dalam menghadapi kompetisi adalah menghadirkan produk baru. Kemudian, juga melakukan pengembangan atas produk yang sudah ada.
“Strategi lainya adalah dengan menghadirkan jaringan pelayanan yang terus diperluas. Ini merupakan salah satu hal yang paling sulit karena memerlukan sejumlah pertimbangan yang matang. Pada 2007, Daihatsu membekali diri dengan outlet sebanyak 157. Kini, kami telah didukung dengan total jaringan yang mencapai 251 outlet,” ujarnya.
Tak hanya itu, Daihatsu menyadari, sekitar 75 persen konsumennya membeli mobil dengan skema cicilan. Oleh karena itu, lanjut Hendrayadi, strategi penawaran kredit yang menarik pun dinilai jadi kunci yang ampuh dalam menghadapi ketatnya kompetisi di pasar otomotif Indonesia.
Ia mengaku, pasar yang menjadi segmen Daihatsu paling diminati di Indonesia. Tak heran, sejumlah pabrikan lain pun turut meramaikan pasar itu dengan menghadirkan produk di kelas yang bersinggungan dengan produk-produk Daihatsu.
“Artinya, kompetisi yang kami hadapi memang kian ketat. Tapi, berkat seluruh strategi yang kami miliki, kami tetap dapat tumbuh dan mempertahankan capaian yang telah mampu diraih meski berada dalam kompetisi yang paling sengit,” ujarnya.

Share this article
Pada 2007, Daihatsu masih berada pada posisi ke empat. Tapi semenjak itu, setelah melakukan beragam strategi dan terobosan, posisinya dapat terus merangkak naik menyaingi para kompetitor yang sangat kuat.