AYOJAKARTA.COM – Maret 2024 adalah bulan yang ditunggu-tunggu oleh para keluarga penerima manfaat (KPM) yang sudah lama menunggu pencairan Bantuan Langsung Tunai Mitigasi Risiko Pangan (BLT MRP) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Seperti yang diketahui pemerintah telah menjanjikan bahwa bantuan BLT MRP sebesar Rp 600 ribu akan dicairkan pada Maret 2024.
Tentu ini menjadi kabar yang menggembirakan bagi para KPM karena sebentar lagi bantuan tersebut akan segera dicairkan.
Baca Juga: Ingin Kuliah di Korea Selatan? 10 Universitas Korea Selatan Terbaik Ini Bisa Jadi Pilihan!
Selain itu, pada bulan ini bantuan BPNT juga akan segera dicairkan kepada para KPM setelah sebelumnya pencairannya terhenti sementara.
Tidak hanya BLT MRP dan BPNT saja, ada bantuan lainnya yang pada bulan Maret ini juga akan disalurkan.
Lalu apa saja bantuan yang akan cair pada Maret 2024?
Dikutip dari kanal YouTube Diary Bansos, bantuan pertama yang akan disalurkan adalah BPNT alokasi langsung untuk dua bulan yaitu Februari-Maret.
Hal ini menyusul surat yang diterbitkan PT Pos Indonesia dari Kementerian Sosial bahwa adanya penambahan kuota salur menjadi triwulan menjadi Januari-Februari-Maret.
Bagi KPM yang sudah menerima BPNT alokasi Januari maka hanya tinggal menunggu alokasi Februari-Maret saja.
Saat ini di akun SIKS-NG Supervisor yang ada di Dinas Sosial Kabupaten/Kota progress terbaru pencairan BPNT sudah menunjukkan masuk di proses SPM dan ada juga yang masih berstatus proses cek verifikasi rekening.
Setelah SPM, tahap selanjutnya adalah Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan jika sudah diterbitkan maka Kemensos akan menerbitkan Surat Perintah Pemindahbukuan dari rekening penyalur ke rekening KPM atau disebut juga dengan Standing Instruction (SI).
Ketika SI sudah diterima pihak penyalur maka dana bantuan akan segera dicarikan kepada para KPM baik secara tunai maupun non tunai.
Bantuan kedua yang akan dicairkan adalah BLT MRP sebesar Rp 600 ribu alokasi tiga bulan yaitu Januari-Februari-Maret yang sasarannya adalah 18,8 juta KPM yang bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Kemungkinan besar penerima BLT MRP adalah KPM BPNT murni maupun BPNT plus PKH yang pencairannya secara tunai melalui PT Pos Indonesia dan non tunai melalui kartu KKS.
Bantuan yang juga akan dicairkan adalah Program Indonesia Pintar (PIP) alokasi tahun 2023 bagi siswa SD-SMA berjalan yang masuk ke dalam SK nominasi dan sudah melakukan aktivasi rekening Simpel sebelum 29 Februari kemarin.
Nominal bantuan masih menyesuaikan di tahun 2023 yakni jenjang SD sebesar Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu, SMA/SMK Rp 1 juta.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Alis Lurus atau Melengkung? Ternyata Alis Melengkung Senang Diperhatikan
Untuk alokasi tahun 2024 khusus jenjang SMA/SMK nominalnya akan bertambah menjadi Rp 1.800 juta.
Lalu bantuan lainnya yang akan dicairkan adalah beras 10 kg tahap ketiga bulan Maret yang sasarannya adalah 22 juta KPM dari data P3KE.
Saat ini proses tahap kedua masih terus berjalan dan bagi daerah yang sudah menyelesaikan tahap kedua maka hanya tinggal menunggu alokasi tahap ketiga.
Bantuan terakhir yang akan dicairkan adalah program Kartu Prakerja yang saat ini sudah memasuki tahap pengumuman dan proses pembelian kelas pelatihan pertama bagi yang dinyatakan lolos pada gelombang 63.
Pada bulan ini program Kartu Prakerja akan dibuka kembali untuk gelombang 64.***

Share this article
Tidak hanya BLT MRP dan BPNT saja, ada bantuan lainnya yang pada bulan Maret ini juga akan disalurkan.