AYOJAKARTA.COM - Sampai dengan saat ini, proses penyaluran bansos reguler PKH tahap I yang terpantau melalui aplikasi SIKS-NG telah memasuki proses Verifikasi.
Dengan munculnya status tersebut pada aplikasi SIKS-NG, dapat dipastikan penentuan jenis komponen bansos bagi KPM PKH tahap I masih terus dilakukan.
Finalisasi dari proses verifikasi, selanjutnya akan menjadi penetapan nominal jumlah bansos yang akan diterima oleh para KPM PKH di pencairan tahap I.
Selain Kesehatan dan Pendidikan, jenis komponen yang juga akan menjadi acuan dalam proses pemberian bantuan adalah Kesejahteraan.
Semakin banyak jenis komponen yang dimiliki oleh setiap KPM, maka nominal yang akan diterima juga akan disesuaikan.
Selain bansos PKH, perubahan tampilan aplikasi SIKS-NG juga mengindikasikan adanya hal serupa untuk Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT.
Berbeda dengan bansos PKH yang nominalnya ditentukan berdasar jumlah komponen, besaran bansos BPNT lebih bersifat flat atau konstan.
Setiap calon KPM yang telah terdata sebagai penerima bansos, akan memperoleh bantuan senilai Rp 200,000 setiap periode salur.
Baca Juga: Resmi! BKN Umumkan 20 Maret 2025 ASN P3K 2025 akan Mendapatkan THR dan Gaji Ke-13
Kesabaran lebih juga dibutuhkan bagi para KPM PKH dan BPNT penerima program CBP atau Cadangan Beras Pemerintah, yang hingga saat ini masih berproses.
Selain perlu menunggu kepastian pencairan bansos CBP, hal senada juga diperlukan oleh para calon peserta Program Kartu Prakerja Gelombang terbaru.
Meski beberapa jenis bansos tersebut masih dalam proses penentuan atau verifikasi komponen, hal berbeda dialami oleh para KPM BLT Dana Desa.
Berdasarkan sejumlah informasi dan unggahan, di sejumlah wilayah Indonesia proses penyaluran BLT DD hingga hari ini masih sedang dalam proses penyaluran.
Sesuai dengan ketentuan, besaran nominal bantuan yang akan diterima oleh KPM bansos BLT DD adalah sebesar Rp 300,000 per bulan.
Karena adanya perbedaan kebijakan di masing-masing daerah, besaran nominal bantuan BLT DD yang akan diterima oleh setiap KPM bisa sangat bervariasi.
Disamping BLT DD, kabar baik sekaligus peringatan juga diperuntukan bagi para penerima manfaat bansos pendidikan PIP tahun 2024 tahap akhir.
Sampai dengan 31 Januari 2025 mendatang, para peserta didik diharuskan melakukan aktivasi rekening sebelum dinyatakan hangus.
Peserta didik penerima bansos PIP yang telah melakukan aktivasi rekening, selanjutnya akan memperoleh bantuan sesuai tingkat pendidikan.
Besaran nominal bansos PIP bagi tingkat SD hingga SMA atau sederajat bervariasi, mulai dari Rp 450,000 sampai dengan Rp 1,800,000, ***

Share this article
Berikut ini adalah update bantuan sosial PKH dan BPNT tahun 2025, KPM wajib lakukan hal ini agar bansos tidak dibatalkan.