AYOJAKARTA.COM - Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia memastikan akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) akhir tahun untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH) di 421 kabupaten/kota.
Dikutip ayojakarta.com dari YouTube Diary Bansos pada Sabtu (2/11/2024), bantuan tersebut dijadwalkan mulai cair setelah pertengahan November 2024 dan disesuaikan dengan proses verifikasi serta validasi data yang masih berlangsung hingga 12 November mendatang.
Bantuan yang diberikan bervariasi mulai dari Rp150 ribu hingga jutaan rupiah tergantung komponen yang dimiliki setiap KPM.
Dalam surat yang diterbitkan pada 30 Oktober 2024, Kemensos menginstruksikan seluruh Dinas Sosial di 421 wilayah untuk segera melakukan verifikasi dan validasi data KPM BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) yang memenuhi kriteria penerima PKH.
Baca Juga: 7 Bansos yang Bakal Dicairkan hingga Akhir 2024, Ada yang Disalurkan di Bulan November Lho!
Kriteria penerima PKH mencakup komponen pendidikan bagi anak sekolah dari SD hingga SMA, komponen kesehatan bagi anak balita dan ibu hamil serta komponen kesejahteraan sosial untuk lansia dan penyandang disabilitas berat.
Verifikasi dan validasi ini bertujuan mengisi kuota nasional penerima PKH yang ditetapkan sebanyak 10 juta keluarga.
Dalam beberapa periode sebelumnya, terdapat KPM yang dinyatakan tak lagi layak menerima bantuan oleh pemerintah daerah sehingga memerlukan pengisian kuota agar tetap mencapai target yang telah ditetapkan.
Oleh karena itu, data KPM BPNT murni yang telah memenuhi syarat akan diproses untuk menerima tambahan bantuan PKH.
Baca Juga: Bersiap Ketiban Rezeki! Ini 6 Bansos yang Siap Disalurkan ke KPM di November 2024
Proses verifikasi ini dijalankan pendamping sosial yang bekerja sama dengan kelurahan atau desa setempat.
Pendamping sosial bertanggung jawab dalam memeriksa kelayakan KPM dan kemudian memasukkan data hasil verifikasi ke aplikasi e-ng.
Proses ini diakhiri dengan finalisasi data pada 12 November, di mana data yang lolos akan langsung masuk ke sistem pencairan bantuan sosial.
Besaran bantuan yang diterima setiap keluarga sangat bergantung pada jenis dan jumlah komponen yang ada.
Untuk keluarga dengan satu anak SD misalnya bantuan terkecil sebesar Rp150 ribu.
Namun jika keluarga tersebut juga memiliki balita, anak SMA dan anggota lansia, maka bantuan bisa mencapai Rp1.233.000 dalam satu kali pencairan.
Pada timeline yang telah ditentukan, Kemensos menjadwalkan rapat kerja antara Dinas Sosial dan pendamping sosial pada 1 November 2024.
Dilanjutkan dengan pencermatan data pada 2-3 November serta verifikasi di tingkat kelurahan pada 4-11 November 2024.
Pengumpulan dan entri data final dilakukan hingga batas akhir pada 12 November 2024 yang merupakan proses finalisasi sebelum penyaluran bantuan dimulai.
Dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia, hanya 421 wilayah yang akan melaksanakan verifikasi dan validasi data calon penerima bantuan PKH.
Artinya terdapat 93 kabupaten/kota yang tak akan melakukan verifikasi tambahan tahun ini.
Salah satu wilayah yang tak termasuk dalam daftar verifikasi adalah Kabupaten Banyuwangi.
Baca Juga: 5 Golongan KPM yang Dipastikan Akan Tetap Dapat Bansos di Tahun 2025, Kamu Termasuk?
Kemensos berharap dengan adanya penyaluran bantuan di akhir tahun ini, kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan dapat terjaga terutama menjelang pergantian tahun.
Bagi KPM yang memenuhi syarat, pencairan ini diharapkan menjadi bantuan tambahan yang signifikan bagi kebutuhan sehari-hari.
Proses verifikasi hingga penyaluran bantuan diharapkan berjalan lancar tanpa kendala, terutama mengingat besarnya antusiasme masyarakat terhadap bansos akhir tahun ini.
Bagi masyarakat yang berada di 421 kabupaten/kota tersebut, harap memastikan data diri telah terverifikasi dengan benar agar proses pencairan bisa berlangsung tepat waktu.***

Share this article
Kabar gembira! Ada bansos di akhir tahun 2024 yang akan cair di 421 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.