AYOJAKARTA.COM - Menjadi salah satu bansos unggulan Presiden Prabowo Subianto di tahun 2025, Program Makan Bergizi Gratis atau MBG banyak dinanti oleh para KPM.
Selain karena dapat memastikan kelayakan nutrisi bagi para KPM bansos, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis juga berlangsung setiap hari selama sepekan.
Karena beberapa alasan tersebut, tidak sedikit KPM bansos yang berharap akan menjadi bagian dari sasaran pelaksanaan program.
Bukan hanya menyasar bagi KPM, program MBG juga dianggap oleh sebagian pengusaha catering seperti di Kediri, Jawa Timur sebagai peluang untuk dapat menambah pemasukan.
Baca Juga: Akhirnya Ditemukan, Kondisi Balita yang Hanyut di Selokan Wiyung Surabaya Mengenaskan
Bermula dari tawaran seorang oknum berinisial M untuk menjadi penyuplai program MBG, puluhan pengusaha catering justru menjadi korban penipuan.
Dengan mengatasnamakan Kelompok Masyarakat atau Pokmas, M menawarkan sejumlah pengusaha catering untuk menjadi pemasok makanan di program MBG.
Tergiur dengan masa kontrak yang mencapai lima tahun, puluhan pengusaha catering beramai-ramai mengamini tawaran M.
Menurut Diah yang merupakan salah satu pengusaha catering di Kecamatan Mojoroto, keikutsertaannya karena tawaran seorang rekan.
Baca Juga: Tanggapi Jeritan Rakyat Soal Polemik Kenaikan PPN 12 Persen, Prabowo: Hal Biasa
Tergiur dengan nilai keuntungan yang akan didapat dari program MBG, Diah dan sejumlah pengusaha catering lainnya tertarik untuk mengikuti tawaran M.
“Saya diajak ikut programnya Pak Prabowo-Gibran, awalnya tidak ada pembayaran, setelah beberapa minggu diminta bayar sejuta untuk seribu kotak,” jelasnya dikutip dari kanal YouTube Official iNews, Senin (30/12/2024).
Usai melakukan pendataan terhadap puluhan pengusaha catering, M secara bertahap mulai melancarkan niatnya kepada para korban.
Berdalih sebagai jaminan keikutsertaan, M meminta kepada para pengusaha catering untuk menyediakan sejumlah uang.
Dalam menjalankan aksinya, M berdalih akan memberi kesempatan bagi para korban memasok sebanyak seribu kotak makanan dan diharuskan memberi jaminan Rp 1,000,000.
Sedangkan bagi para korban yang dijanjikan akan memasok sebanyak 2,000 kotak makanan, M meminta uang jaminan senilai Rp 2,000.000.
Dari aksinya tersebut, terduga M berhasil mengumpulkan dana milik pengusaha catering dengan jumlah total keseluruhan mencapai Rp 72,000,000.
Akibat ulah M yang tidak bertanggung-jawab tersebut, Noriko Pramega selaku Pengurus Pokmas Manunggal Cipta Rasa kemudian diseruduk oleh puluhan pengusaha catering.
Baca Juga: Bisa Dapat Rp900 Ribu dari Meta AI dan Pinterest? Begini Caranya...
Selain menuntut agar uang jaminan yang telah digelapkan oleh M dikembalikan, puluhan pengusaha catering juga mendesak agar perkara ini segera diselesaikan.
Sehubungan dengan aksi penggelapan dana dan tuntutan dari puluhan pengusaha catering, Noriko mengaku tidak pernah melakukan pungutan apapun.
“Kita sendiri terkejut karena ada pungutan, jadi ada oknum yang menarik iuran demi keuntungan pribadi,” tegasnya. ***

Share this article
Bermula dari tawaran oknum berinisial M untuk jadi penyuplai program MBG, puluhan pengusaha catering menjadi korban penipuan.