AYOJAKARTA.COM - Honor, brand yang sebelumnya dikenal sebagai "adik" dari Huawei, telah kembali ke pasar Indonesia dengan smartphone terbarunya, Honor X9c.
Setelah mengalami masa-masa sulit akibat dampak pembatasan Google terhadap Huawei yang turut memengaruhi Honor.
Kini brand ini telah memisahkan diri secara resmi dari Huawei untuk dapat menggunakan layanan Google kembali.
Honor X9c hadir dengan desain yang mengesankan, mengusung bodi berbahan polikarbonat dengan finishing premium yang menyerupai kaca pada bagian belakang, serta frame yang juga terbuat dari material yang sama dengan penyelesaian mengkilap.
Modul kamera melingkar pada bagian belakang memberikan kesan elegan dengan desain ring yang terinspirasi dari lensa kamera DSLR lengkap dengan tekstur gerigi.
Smartphone ini tersedia dalam dua varian warna, yaitu Titanium Purple dan warna hijau dengan tekstur menyerupai batu.
Dengan dimensi yang proporsional dan bobot yang cukup ringan, Honor X9c dibanderol dengan harga Rp 4,6 juta untuk konfigurasi RAM 12GB dan penyimpanan internal 256GB.
Serta telah dilengkapi dengan berbagai kelengkapan di dalam paket penjualan seperti charger 66W, kabel USB-A to USB-C, casing silikon, dan alat pembuka SIM.
Ketahanan dan daya tahan baterai menjadi dua fitur utama yang sangat diunggulkan oleh Honor X9c.
Smartphone ini telah disertifikasi dengan rating IP65, yang artinya tahan debu secara maksimal dan mampu bertahan dari semburan air dari berbagai arah.
Baca Juga: Mau iPhone Baru untuk Lebaran? Cek Skema Cicilan 0% di My Home Credit
Meski secara resmi tidak dirancang untuk direndam dalam air, namun dalam berbagai demonstrasi, Honor sendiri telah menunjukkan bahwa perangkat ini mampu bertahan bahkan saat dicelupkan ke dalam air.
Honor X9c juga menawarkan ketahanan fisik yang mengagumkan, mampu bertahan dari berbagai benturan dan jatuhan, bahkan dalam beberapa demonstrasi digunakan untuk memalu paku ke dalam kayu.
Layar Honor X9c menggunakan panel AMOLED dengan refresh rate 120Hz dan kecerahan puncak mencapai 4.000 nits, menjadikannya sangat nyaman digunakan bahkan di bawah sinar matahari langsung.
Bezel layar hampir simetris dengan sedikit lebar pada bagian bawah, dan desain layar melengkung (curved) menambah kesan premium.
Sistem operasi yang digunakan adalah MagicOS yang secara visual sangat mirip dengan HarmonyOS milik Huawei, tetapi dengan keunggulan telah mendukung layanan Google secara penuh.
Honor X9c juga dilengkapi dengan speaker stereo berkualitas baik dengan bass yang terasa dan detail suara yang jernih tanpa terdengar cempreng, bahkan pada volume tinggi.
Dari sisi performa, Honor X9c mengandalkan chipset Snapdragon 6 Gen 1 yang meskipun bukan yang terbaru (sudah ada Snapdragon 6 Gen 4), namun masih mampu memberikan kinerja yang cukup baik untuk penggunaan sehari-hari.
Dalam benchmark Antutu, smartphone ini meraih skor sekitar 578.000 poin.
Untuk gaming, Honor X9c mampu menjalankan Mobile Legends pada pengaturan Ultra dengan frame rate 120 FPS.
Meskipun setelah dimainkan dalam waktu yang cukup lama akan mengalami throttling ke 90 FPS atau bahkan 30 FPS untuk game berat seperti Genshin Impact.
Suhu perangkat saat bermain game tetap terkendali dengan maksimal mencapai 43-44 derajat Celcius.
Salah satu keunggulan paling mengesankan dari Honor X9c adalah baterai berkapasitas jumbo 6.600 mAh yang dikemas dalam bodi yang tetap tipis dan ringan berkat teknologi silicon carbon.
Teknologi ini memungkinkan kapasitas baterai yang lebih padat pada ukuran yang sama, dan Honor menjadi salah satu pelopor dalam penerapannya.
Sayangnya, kualitas kamera Honor X9c kurang mengesankan dibandingkan kompetitor di kelasnya meskipun mengusung kamera utama 108MP.
Baca Juga: Niat dan Syarat Membayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri, Anak Perempuan dan Laki-laki
Hasil foto cenderung terlihat pudar dengan tone warna yang kekuningan dan kurang cerah, terutama dalam kondisi low-light.
Kamera ultrawide juga memberikan hasil yang standar di kondisi cahaya cukup namun kurang memuaskan saat malam hari.
Honor X9c merupakan pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan ketahanan perangkat, kualitas layar, dan daya tahan baterai.
Namun kurang direkomendasikan bagi yang memprioritaskan kualitas foto dan performa gaming berat.***

Share this article
Kini brand ini telah memisahkan diri secara resmi dari Huawei untuk dapat menggunakan layanan Google kembali, punya spesifikasi ini