AYOJAKARTA.COM – Pemerintah tengah menyeleksi ratusan kandidat untuk mengisi posisi kepala sekolah dalam program pendidikan inklusif Sekolah Rakyat.
Saat ini, sebanyak 190 calon kepala sekolah telah memasuki tahapan wawancara, setelah sebelumnya lolos dari seleksi administratif.
Menurut keterangan resmi dari Ketua Tim Seleksi, Nuh, hanya sekitar 60 orang yang nantinya akan ditetapkan untuk mengisi jabatan penting tersebut.
Baca Juga: Kemensos Buka Rekrutmen Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat 2025/2026, Cek Syarat, Formasi, Jadwal dan Lokasi Penempatan
Pelatihan dan Magang Jadi Tahapan Lanjutan
Setelah proses seleksi akhir, para kepala sekolah yang terpilih akan mengikuti pelatihan intensif dan program magang di sekolah-sekolah yang sudah disiapkan sebagai model Sekolah Rakyat.
Mereka juga akan dilibatkan dalam pelatihan khusus untuk calon tenaga pendidik, sebagai bagian dari persiapan menyeluruh menjelang peluncuran sekolah.
Syarat Jadi Kepala Sekolah: Tidak Sekadar Gelar Sarjana
Nuh menegaskan bahwa pemilihan kepala sekolah tidak hanya berdasarkan latar belakang akademik.
Selain harus berpendidikan minimal S1, calon kepala sekolah harus memenuhi tiga kompetensi utama yang menjadi standar dalam seleksi ini:
Baca Juga: Kabar Gembira! Presiden Prabowo Siapkan 6 Stimulus Ekonomi Mulai Juni 2025, Termasuk Diskon Listrik dan BSU
1. Memiliki Empati Sosial yang Tinggi
Para kepala sekolah harus mampu memahami dan merespons kebutuhan peserta didik yang berasal dari berbagai latar belakang sosial ekonomi.
2. Mampu Menjadi Sumber Motivasi
Pemimpin sekolah diharapkan dapat memberikan dorongan moral dan semangat bagi siswa agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan mandiri.
3. Berwawasan Luas
Wawasan yang komprehensif sangat diperlukan agar kepala sekolah bisa membimbing siswa secara utuh, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga karakter dan kepribadian.
Baca Juga: Banjir Bansos! Mulai 5 Juni 2025, Pemerintah Gulirkan 6 Bantuan Ekonomi: Mulai dari Diskon Listrik, BSU, hingga Bantuan
Penetapan Akhir Libatkan Sejumlah Menteri
Dalam tahap akhir, proses pemilihan kepala sekolah akan melibatkan evaluasi bersama sejumlah menteri untuk memastikan bahwa yang terpilih benar-benar memenuhi kualifikasi dan nilai-nilai Sekolah Rakyat.
Tahap Rekrutmen Lanjutan
Setelah kepala sekolah ditetapkan, pemerintah akan membuka tahapan berikutnya untuk merekrut wali asrama, wali asuh, dan guru, yang juga akan melalui proses pelatihan intensif sebelum mulai bertugas.
“Jika semua berjalan sesuai jadwal, pelaksanaan Sekolah Rakyat akan dimulai pada pertengahan Juli 2025,” kata Nuh menutup keterangannya.***

Share this article
berpendidikan minimal S1, calon kepala sekolah harus memenuhi tiga kompetensi utama yang menjadi standar dalam seleksi ini: