KOTA BOGOR, AYOJAKARTA - Pembangunan Alun-alun Kota Bogor di atas lahan bekas Taman Topi, hingga kini baru mencapai 10% dari target pengerjaan yang mesti selesai pada akhir tahun 2021 ini.
Dibalik pembangunan alun-alun yang menelan anggaran Rp13,6 miliar tersebut, Pemkot Bogor harus memindahkan patung Kapten Tubagus Muslihat, atau Kapten Muslihat.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor Juniarti Estiningsih mengatakan, mulanya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana untuk merelokasi patung bersejarah tersebut ke Museum Perjuangan Bogor. Namun, belakangan ini keputusan tersebut urung dilakukan.
Rencananya, Patung Kapten Muslihat tersebut bakal dibuat baru dan ditempatkan di Simpang Jembatan Merah Kota Bogor setelah mendapatkan persetujuan dari ahli waris.
"Patung Kapten Muslihat tetap ada. Karena patungnya saat ini terbuat dari bahan yang kurang bagus, makannya kami berniat akan buatkan patung Kapten Muslihat yang lebih bagus lagi. Jadi patungnya tetap ada tidak hilang," katanya, Kamis 12 Agustus 2021.
Pembuatan patung baru Kapten Muslihat dan pemindahan lokasi patung secara umum sudah melalui pembahasan antara Pemkot Bogor dengan budayawan. Bahkan, pihak keluarga sebagai ahli waris juga dilibatkan dalam pembahasan tersebut.
"Kami sudah rapatkan dengan budayawan dan ahli waris. Hasilnya ahli waris setuju dibuatkan patung Kapten Muslihat yang baru dengan material yang lebih bagus, dan akan ditempatkan di Simpang Jembatan Merah Kota Bogor," ujarnya.
Sementara untuk patung Kapten Muslihat yang saat ini, rencananya eksisting patung tersebut akan dipindahkan ke rumah ahli waris yang juga berfungsi sebagai yayasan.
"Untuk patung Kapten Muslihat yang lama, rencana akan di pasang di rumah ahli waris. Karena rumah ahli waris juga berfungsi sebagai yayasan," ungkapnya.
Untuk menggantikan patung Kapten Muslihat, rencananya alun-alun Kota Bogor itu akan dilengkapi dengan diorama sejarah Kapten Muslihat. Hal ini dilakukan agar unsur perjuangan kemerdekaan Kapten Muslihat tetap bisa dikenang oleh masyarakat.
"Nanti kami akan buatkan diorama perjuangan Kapten Muslihat di alun-alun Kota Bogor. Intinya kami tidak akan menghilangkan sejarah perjuangan Kapten Muslihat. Justru sebaliknya, kami ingin ada nuansa kental perjuangan beliau," ujar dia.

Share this article
Pembangunan Alun-alun Kota Bogor di atas lahan bekas Taman Topi, hingga kini baru mencapai 10% dari target pengerjaan.