BOGOR TENGAH, AYOJAKARTA.COM -- Hasil tes swab yang dilakukan di Stasiun Bogor pekan lalu menunjukkan 3 orang penumpang KRL positif Covid-19 dari 325 penumpang yang spesimennya diambil acak.
Wali Kota Bogor, Bima Arya, mengakui hasil pantauannya di Stasiun Bogor memang menunjukkan masih ada kepadatan penumpang khususnya di pagi hari.
“Memang sudah berkurang 60 persen. Dari keadaan biasa sampai PSBB itu berkurang 60 persen. Tapi 40 persen ini adalah orang-orang yang bekerja di sektor yang dikecualikan seperti perbankan, cleaning service, apotek, minimarket, logistik,” ujar Bima, Selasa (5/5/2020).
Menurutnya, harus ada evaluasi kebijakan agar PSBB yang sedang berlangsung tidak sia-sia.
"Jadi, opsi pertama paling ideal adalah stop (operasional KRL) total. Kedua, memperketat di sini (stasiun). Ketiga, mungkin dievaluasi layanan gerbong dan jadwalnya semaksimal mungkin,” jelasnya.
Opsi lain yang bisa diambil adalah memaksimalkan layanan antar-jemput dari perusahaan di Jakarta dan sekitarnya yang diizinkan pemerintah beroperasi selama PSBB.
"Jadi, perusahan, pabrik atau unit ekonomi apapun, silakan menyediakan layanan bagi karyawannya. Jadi lebih terkontrol,” kata Bima yang beberapa waktu lalu sembuh dari COVID-19.
Berdasarkan kajian epidemiologi, mayoritas mereka yang terpapar virus corona berasal dari tempat kerumunan seperti stasiun dan pasar.
“Kerja keras kita di PSBB ini adalah stasiun dan pasar. Terbaru, hasil tes swab 3 orang dinyatakan positif kemarin itu kan dari stasiun. Dan ini Orang Tanpa Gejala (OTG), dia berkeliaran tapi bisa mematikan orang,” ungkapnya.
Bima berjanji, rekomendasi-rekomendasi yang disampaikannya akan diteruskan ke pemerintah pusat untuk menjadi dasar perubahan kebijakan.
“Tidak bisa tidak, harus ada evaluasi kebijakan. Kemarin kami koordinasi di Whatsapp Group 5 kepala daerah. Kami akan bersurat lagi lebih detail memberikan opsi-opsi tadi untuk dibahas oleh kementerian,” jelas Bima.

Share this article
Berdasarkan kajian epidemiologi, mayoritas mereka yang terpapar virus corona berasal dari tempat kerumunan seperti stasiun dan pasar.