AYOJAKARTA.COM - Tidak ada satupun orang tua yang ingin buah hatinya tertukar di rumah sakit, seperti yang dialami oleh seorang ibu bernama Siti Mauliah.
Baru-baru ini publik digemparkan dengan kabar tidak mengenakan dari Siti Mauliah, warga Kabupaten Bogor yang harus menerima kenyataan buah hatinya tertukar di rumah sakit.
Hal ini bermula dari kecurigaan Siti Mauliah yang merasa bayi yang ia bawa pulang setelah melahirkan di Rumah Sakit Sentosa Bogor bukanlah anak kandungnya.
Baca Juga: Katalog Promo Superindo Terbaru 3-9 AGUSTUS 2023, Diskon French Fries dan Popok Bayi 45%
Siti Mauliah mengaku melihat adanya perbedaan fisik dari bayi yang ia gendong sebelumnya.
Hingga pada Mei 2023 lalu, Siti Mauliah memutuskan untuk melakukan tes DNA dan hasilnya bayi yang ia rawat selama ini bukanlah anak kandungnya.
“Dari awal sih gini ya saya itu ngerasa pas mau pulang aja kejanggalan hati dari fisik bayi itu berbeda banget. Berbedanya berubah, dari sama yang kemarin saya gendong semalam, sampai semalam kan saya gendong itu kan kok pagi-pagi pas mau pulang kok ini bayi beda amat ya, sampai ngomong ke bapaknya juga,” kata Siti Mauliah dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV, Minggu (13/8/2023).
Baca Juga: Alshad Ahmad Berduka, Cenora Anak Harimau Peliharaanya Mati, Warganet: Masih Bayi Banyak Dikontenin
“Udah, di rumah sakit juga hasilnya negatif (bukan anak kandung),” sambungnya.
Sementara itu, pihak Rumah Sakit Sentosa mengklaim pihaknya sudah mengambil langkah untuk mengungkap kasus bayi tertukar ini.
Pihak rumah sakit pun melakukan proses penelusuran dengan memeriksa dokumen dan DNA bayi laki-laki lainnya yang lahir di tanggal yang sama kala itu.
Juru Bicara Rumah Sakit Sentosa, Gregg Djako menjelaskan dalam menyelidiki kasus ini tentu kedua ibu dan bayi harus melakukan tes DNA.
Sayangnya, Gregg Djako mengungkapkan pihaknya mengalami kendala lantaran ibu dari bayi yang lain enggan untuk melakukan tes DNA.
“Memang ada dugaan tertukar kan pasti harus ada dua bayi. Hasilnya memang kemudian tidak identik sehingga karena hasil tidak identik rumah sakit merasa perlu untuk melakukan tes terhadap ibu dan bayi yang lain,” jelasnya.
“Tapi kemudian yang menjadi kendala adalah ibu B ternyata menyatakan sampai dengan saat ini saat itu dia menyampaikan bahwa secara mental dan psikologis dia belum siap, rumah sakit menghargai itu,” tutupnya.***

Share this article
Mei 2023 lalu, Siti Mauliah memutuskan tes DNA dan hasilnya bayi yang ia rawat selama ini bukanlah anak kandungnya.