AYOJAKARTA.COM - Pengalaman membeli iPhone 16 Pro Max di Malaysia mengungkapkan realitas menarik tentang perbedaan harga dan proses impor smartphone premium ini ke Indonesia.
Dengan harga pembelian RM5,999 di Switch Plus Malaysia (setara dengan Rp22.389.175 dengan kurs Rp3.732).
Pilihan untuk membeli smartphone iPhone 16 Pro Max di luar negeri ternyata tidak semenggiurkan yang dibayangkan.
Terlebih ketika harus menambahkan biaya pengurusan IMEI sebesar Rp4.513.000 di bandara, menjadikan total pengeluaran mencapai Rp26.902.175.
Jauh lebih mahal dibandingkan estimasi harga resmi di Indonesia yang diperkirakan iPhone 16 Pro Max akan dibanderol sekitar Rp24.999.000.
Dikutip dari kanal YouTube Ibro Kumar, Jumat (3/1/2025) proses pengurusan IMEI di bandara ternyata cukup straightforward dengan persyaratan yang meliputi perangkat fisik, bukti pembelian, paspor, boarding pass, dan NPWP.
Keberadaan NPWP menjadi penting karena dapat menekan PPH impor dari 20% menjadi 10%.
Pembayaran bisa dilakukan melalui berbagai paltform, termasuk Tokopedia dengan sistem billing code yang terintegrasi langsung dengan sistem pemerintah.
Baca Juga: Kabar Gembira! Bansos PKH 2025 Cair Lebih Cepat, Ini Jadwal Lengkapnya
Setelah pembayaran selesai, perangkat bisa langsung digunakan dengan kartu SIM Indonesia tanpa kendala berarti.
Di Indonesia sendiri, ekosistem penjualan iPhone resmi ditopang oleh lima authorized reseller utama, yaitu iBox, Digimap, Erafone, Blibli (GDN), dan Story-i.
Perbandingan harga menunjukkan bahwa pembelian melalui jalur resmi ini lebih menguntungkan.
Terutama jika mempertimbangkan total biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli dari luar negeri, termasuk ongkos transportasi dan akomodasi.
Fenomena ini juga menjelaskan mengapa beberapa penjual di e-commerce bisa mematok harga hingga Rp30 juta untuk unit iPhone 16 Pro Max di awal peluncuran.
Meski warga Malaysia menikmati harga yang lebih terjangkau (sekitar Rp3 juta lebih murah dibanding Indonesia).
Maka dari itu masih ada harapan untuk perbaikan ekosistem Apple di Indonesia.
Kehadiran Apple Store resmi di Indonesia diyakini bisa membawa perubahan signifikan, tidak hanya dari segi harga yang lebih kompetitif.
Baca Juga: Siapa Dalang di Balik Maraknya Pre-Order iPhone 16 di Indonesia? Menperin: Mereka Bohongi Publik!
Tetapi juga layanan purna jual yang lebih baik dibandingkan dengan sistem authorized reseller yang ada saat ini.
Perbedaan kualitas after sales antara Apple Store langsung dengan authorized reseller seperti iBox atau Mitracare by Digi menjadi pertimbangan penting bagi konsumen Indonesia.***

Share this article
Kehadiran Apple Store resmi di Indonesia diyakini bisa membawa perubahan signifikan, benarkah? Simak di sini.