AYOJAKARTA.COM – Para kaum spirituaslis beranggapan bahwa manusia merupakan makhluk energi yang selalu membawa vibrasi, baik bersifat positif maupun negatif.
Sebagaimana lazimnya energi yang saling menarik dan mengikat, manusia dengan vibrasi positif atau baik akan mendatangkan lebih banyak hal baik.
Sedangkan individu yang membawa vibrasi negatif atau buruk dalam interaksi, akan mengundang lebih banyak keburukan sehingga merusak kualitas hidup.
Untuk menghapus perangkap energi negatif yang merusak, individu perlu terlebih dahulu menyadari situasi dan kondisi diri tanpa penyangkalan.
Bila rasa bersalah, sakit hati dan rasa takut dari tahapan tersebut telah dialami, langkah selanjutnya untuk kembali merasakan kebahagiaan adalah dengan mengubah vibrasi.
Langkah pertama untuk menghilangkan vibrasi negatif dalam diri untuk mencapai kebahagiaan adalah dengan pematahan sumpah.
Baca Juga: 7 Kenyataan Pahit dalam Hidup yang Dapat Mendewasakanmu, Apa Saja?
Rasa tidak nyaman atau trauma masa lalu karena berbagai macam persoalan, perlu dipatahkan dengan berkomitmen pada diri sendiri.
Langkah selanjutnya untuk bisa merasakan kebahagiaan adalah dengan terus berusaha mencintai diri sendiri atau self love tanpa syarat.
Menerima diri sendiri bagi banyak individu adalah hal paling mengerikan, karena banyaknya kesalahan yang tidak ingin diakui sebagai bagian dari diri sendiri.
Langkah selanjutnya untuk mencapai bahagia adalah dengan forgiveness atau memaafkan setiap orang yang telah menyakiti atau melukai perasaan.
Luka batin atau sakit hati tidak bedanya dengan luka fisik, semakin diabaikan dan dibiarkan akan berdampak sangat membahayakan.
Langka keempat mengembalikan vibrasi positif agar muncul dari dalam diri adalah dengan melakukan jurnaling atau menulis jurnal harian secara rinci.
Mengekspresikan setiap perasaan melalui tulisan, selain membantu mengurangi tekanan emosi juga dapat menemukan alasan untuk mensyukuri keadaan.
Berikutnya adalah meningkatkan spiritualitas di dalam diri dengan cara melakukan aktivitas peribadatan serta lebih mendekat kepada Tuhan.
Langkah selanjutnya untuk lebih mengoptimalkan vibrasi positif di dalam diri adalah dengan cara rutin berolahraga serta bermeditasi.
Meditasi atau menyadari dengan sungguh-sungguh makna nafas, akan menjadikan seseorang lebih mampu meregulasi emosi.
Langkah ketujuh untuk mengubah kehidupan pribadi menjadi lebih baik adalah dengan cara self improvement atau meningkatkan kemampuan positif.
Sebagaimana hukum tarik menarik berlaku, vibrasi positif akan menarik getaran positif sehingga perlu lebih diperhatikan dengan siapa individu berhadapan.
Menghadapi masa sulit penuh penderitaan dan ketakutan karena energi negatif, selain membutuhkan bantuan Ahli juga dukungan dari lingkaran positif.***

Share this article
Sebagaimana lazimnya energi yang saling menarik dan mengikat, manusia dengan vibrasi positif akan mendatangkan lebih banyak energi baik.