AYOJAKARTA.COM – Pecinta kopi saat menjalani puasa Ramadhan mengalami tantangan waktu dalam meminum kopi.
Selama bulan suci, harus menyesuaikan kebiasaan konsumsi kopi dengan jadwal ibadah puasa.
Kopi memang menjadi minuman yang banyak disukai oleh masyarakat Indonesia dan alternatif untuk menghilangkan kantuk.
Banyak yang bertanya-tanya tentang konsumsi kopi dan apakah minuman ini dapat diminum saat berpuasa.
Kapan waktu terbaik dan paling aman untuk minum kopi saat puasa?
Baca Juga: 6 Sinyal Kesehatan Tubuh yang Mengharuskan Puasa Harus Dibatalkan agar Tidak Semakin Memburuk
Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube dr. Ray Leonard Judijanto yang diunggah pada 6 Mei 2019, kopi mengandung kafein, senyawa yang dikenal memiliki efek stimulan pada sistem saraf.
Kafein dapat meningkatkan fokus, meningkatkan energi, dan mengurangi rasa kantuk.
Namun, konsumsi kafein yang berlebihan juga dapat menyebabkan efek samping seperti kecemasan, gangguan tidur, dan peningkatan denyut jantung.
Dalam penjelasan video, Dokter Ray menjelaskan bahwa minum kopi saat berpuasa diperbolehkan apabila dalam kondisi sehat.
“Apakah boleh ngopi saat berpuasa? Boleh kecuali memiliki penyakit penyerta tertentu,” ujarnya.
Baca Juga: Benarkah Tidur Seharian Saat Puasa di Bulan Ramadhan Adalah Ibadah? Simak Penjelasan Pandangan Ulama
Dokter Ray menjelaskan ada beberapa penyakit penyerta seperti maag kronis, dehidrasi dan hipertensi.
“Kopi itu sifatnya asam jadi akan meningkatkan asam lambung kita dan menyebabkan penyakit maag semakin parah,” ujarnya.
Penyakit-penyakit penyerta yang disebutkan disarankan untuk menghentikan atau mengurangi konsumsi kopi.
“Jika Anda ingin berhenti minum kopi jangan langsung, mending dilakukan bertahap (tapering off),” ujar Dokter Ray.
Dokter Ray menjelaskan batasan minum kopi per hari menurut FDA yaitu sekitar 400 mg kafein per hari atau 4-5 cangkir kopi.
Baca Juga: Bolehkah Menelan Dahak saat Puasa Ramadhan dan Apakah Membatalkan? Begini Penjelasannya
Berikut waktu yang disarankan untuk meminum kopi yang baik:
1. Sebelum waktu subuh atau saat sahur tetapi setelah makan sehingga lambung akan lebih aman.
Disarankan untuk meminum kopi dengan takaran berikut:
- Jenis kopi Arabika 1-3 cangkir kopi
- Jenis Robusta ½ - 1,5 cangkir
2. Setelah berbuka puasa setelah makan (Jenis kopi Arabika sebanyak 0-1 cangkir dan Robusta 0 – ½ cangkir.
Kafein akan berefek sekitar 20 menit setelah meminum kopi dan berflek sekitar 8 jam.
Tips untuk Konsumsi kopi yang aman saat puasa:
- Batasi konsumsi kopi agar tidak berlebihan.
- Pastikan untuk minum banyak air selama periode non-puasa untuk menghindari dehidrasi.
- Pilih kopi tanpa gula tambahan atau pemanis buatan untuk menjaga asupan gula tetap rendah.
- Jika mungkin, pilih kopi rendah kafein untuk mengurangi efek samping yang mungkin terkait dengan konsumsi kafein berlebihan.
Baca Juga: Sering Merasa Panas Dalam saat Puasa, Ini 5 Cara Mencegahnya Secara Alami Tanpa Obat-obatan
Minum kopi saat puasa Ramadhan dapat menjadi pilihan yang aman asalkan dilakukan dengan bijaksana dan memperhatikan kondisi kesehatan.***

Share this article
Banyak yang bertanya-tanya tentang konsumsi kopi dan apakah minuman ini dapat diminum saat berpuasa.