AYOJAKARTA.COM - Emosi yang tidak bisa dikontrol akan berdampak buruk bagi kesehatan mental.
Bukan hanya berpengaruh terhadap kesehatan mental, emosi yang tidak bisa dikontrol pastinya akan merusak mood kamu sehingga dampaknya akan ke orang-orang sekitar.
Maka pentingnya untuk mengetahui bagaimana cara mengelola emosi kamu sehingga tidak berdampak kepada aktivitas sehari-hari maupun orang disekitar.
Dikutip dari Kemenkes.co.id pada Selasa, 13 Maret 2024, berikut 5 teknik psikologi yang bisa kamu praktekkan untuk dapat mengelola emosi:
1. Mempertimbangkan Dampak Amarah
Pertimbangkanlah dampak yang mungkin terjadi jika amarah kamu tidak terkontrol. Hubungan dengan keluarga, saudara, dan relasi lainnya bisa menjadi renggang atau bahkan rusak jika amarahmu tidak terkontrol.
Ketika kamu sudah merasa lebih tenang, pikirkan langkah-langkah yang dapat diambil untuk menyelesaikan masalah yang ada.
2. Menenangkan Diri
Cobalah untuk duduk dan melakukan latihan pernapasan beberapa saat. Tarik nafas secara perlahan, tahan selama 3 detik, dan hembuskan.
Meskipun mengatur pernapasan dalam secara langsung tidak dapat meredakan emosi kamu sepenuhnya, namun setidaknya dapat membantu menenangkan pikiran kamu.
Dalam keadaan tenang, keputusan yang diambil biasanya lebih tepat dan bijaksana.
3. Hindari Emosi Berlebihan
Sesuatu yang berlebihan biasanya tidak baik, termasuk emosi yang berlebihan saat marah. Saat kamu merasa marah, cobalah untuk tetap tenang dan berpikir dengan jernih.
Hindari bereaksi berlebihan saat marah. Marah adalah hal yang wajar, namun harus disesuaikan dengan situasi dan permasalahan yang ada.
4. Mengetahui Waktu yang Tepat
Mengerti bahwa berteriak dan menangis adalah hal yang wajar saat marah. Namun, penting juga untuk mengetahui waktu yang tepat untuk meluapkan emosi tersebut.
Jangan sembarangan melampiaskan emosi yang hanya bersifat sesaat dan kemudian akan disesali di kemudian hari.
Baca Juga: Keistimewaan 10 Hari Pertama di Bulan Suci Ramadhan, Disebut sebagai Fase RahmatBaca Juga: Keistimewaan 10 Hari Pertama di Bulan Suci Ramadhan, Disebut sebagai Fase Rahmat
Mengendalikan emosi berbeda dengan menekan emosi. Menekan emosi adalah membatasi diri untuk mengekspresikan perasaan, yang justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan, seperti kegelisahan, gangguan tidur, stres, rasa tidak nyaman pada tubuh, bahkan depresi.
5. Berdoa
Saat merasa marah, lakukan doa sesuai dengan keyakinan kamu untuk menenangkan hati. Berdoa dapat membantu dalam mengontrol emosi.
Keyakinan terhadap Tuhan dapat memberikan kekuatan dalam menghadapi masalah, dan menyerahkan hasil kepada-Nya akan membuat hati selalu ikhlas.
Dengan mengetahui teknik mengelola emosi, setidaknya kamu bisa mengontrol dan meredakan emosi yang kadang datang secara tiba-tiba.
Namun ketika emosi yang berlebihan terus berlanjut, sebaiknya segera berkonsultasi dengan psikolog untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Demikian informasi yang dirangkum Ayojakarta.com terkait pengelolaan emosi. Semoga dapat bermanfaat bagi kamu yang sering emosi!.***
Baca Juga: Pengamat Sebut Gibran Rakabuming Raka Lebih Menarik Jadi Calon Ketum Golkar, Ini Alasannya

Share this article
Kamu merasa mudah marah? Coba 5 teknik psikologi ini untuk mengelola emosi, bisa bikin suasana hati kamu jadi berubah lho.