AYOJAKARTA.COM - Quarter Life Crisis, saat ini menjadi momok Gen Z yang harus segera diatasi.
Masa dimana seseorang merasa cemas akan masa depannya. Bagi sebagian orang, masa ini membuat stress.
Jadi, penting untuk menghadapi kondisi dengan pola pikir positif untuk terus melakukan sesuatu yang bermakna.
Apa benar Quarter Life Crisis lebih banyak dirasakan Gen Z?
Baca Juga: Pejuang PKN STAN Merapat! 2 Hal ini Tak Lagi Jadi Syarat Masuk PKN STAN 2024, Apa Saja?
Instagram @satupersenofficial menjelaskan banyak tentang Quarter Life Crisis saat dikutip Ayojakarta.com, Sabtu 23 Maret 2024
- Mengenal Quarter Life Crisis
Krisis yang sering terjadi di usia 20-an, mencakup :
* keraguan karir
* tekanan sosial
* pencarian jati diri
- Pemicu Utama
* Tekanan untuk sukses
* Perbandingan dengan orang lain
* Ketidakpastian masa depan menjadi pemicu utama
- Dampak Emosional
* Meningkatnya kecemasan
* Depresi
* Perasaan terjebak dalam rutinitas
- Strategi lepas dari Quarter Life Crisis
* Lebih realistis pada tujuan
* Belajar menerima ketidakpastian
* Menjalani hobi
Dukungan dari keluarga, teman dan profesional dapat membantu mengatasi krisis ini.***

Share this article
Sekitar 86 persen Generasi Z alias Gen Z ternyata banyak yang mengalami Quarter Life Crisis, apakah kamu juga termasuk?