Bersyukur Itu Baik, Tapi Mengapa Sulit Melakukannya? Ini Dia 7 Penghalang Rasa Syukur Menurut Psikologi

Ilustrasi penghalang rasa bersyukur
Ilustrasi penghalang rasa bersyukur

AYOJAKARTA.COM - Para ahli psikologi dunia telah menggembar-gemborkan manfaat rasa syukur selama bertahun-tahun, meyakinkan kita bahwa praktik sederhana ini dapat mengubah hidup kita.

Tetapi mengapa banyak dari kita yang kesulitan melakukannya? Dikutip dari Psychology Today, paling tidak ada 7 penghalang rasa syukur.

Apa itu Rasa Syukur?

Rasa syukur adalah keadaan bersyukur. Rasa syukur melibatkan pengenalan dan pengakuan atas hal-hal baik dalam hidup kita, yang mengarah pada rasa penghargaan.

Baca Juga: 6 Gaya Bicara Seseorang yang Bikin Benci dan Tak Disukai Orang Lain, Kamu Termasuk?

Rasa syukur mengalihkan fokus kita ke hal-hal positif dan sumber kebaikan di sekitar kita, yang sering kali melibatkan penghargaan atas kontribusi orang lain dan kejadian eksternal.

Rasa syukur adalah praktik tanpa pamrih yang menekankan dunia di luar diri kita.

Manfaat Bersyukur

Bersyukur memiliki banyak manfaat dalam berbagai aspek kehidupan:

Manfaat Fisik:

- Menurunkan tekanan darah

- Kualitas tidur yang lebih baik

- Mengurangi rasa sakit dan nyeri

Baca Juga: Ini Dia Top 8 Universitas yang Paling Sulit Ditembus, MIT Salah Satunya Tapi Bukan yang Pertama

- Sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat

Manfaat Psikologis:

- Meningkatnya optimisme

- Kebahagiaan yang lebih besar

- Peningkatan kewaspadaan

- Kepositifan secara keseluruhan

- Mengurangi frekuensi dan durasi episode depresi

Baca Juga: WhatsApp Makin Asyik! Ini 4 Fitur Baru Video Call, Bisa Pakai Filter yang Bikin Betah Ngobrol di WA

Manfaat Sosial:

- Perilaku yang lebih membantu dan murah hati

- Rasa kasih sayang yang lebih besar

- Peningkatan rasa memaafkan

- Mengurangi perasaan terisolasi dan kesepian

- Hubungan yang lebih baik

Dengan berfokus pada hal-hal positif, rasa syukur membantu orang menyadari apa yang mungkin terlewatkan dan mengurangi emosi negatif.

Rasa syukur memperbesar kesenangan hidup, merayakan kebaikan, dan meningkatkan kepositifan dan kepuasan.

Rasa syukur juga menyediakan sudut pandang yang melaluinya peristiwa-peristiwa negatif dalam hidup dapat ditafsirkan secara lebih positif, sehingga membatasi kecemasan, depresi, dan negativisme.

7 Tantangan Bersyukur

Meskipun bermanfaat, mempraktikkan rasa syukur dapat menjadi tantangan karena beberapa faktor:

1. Melemahkan Keinginan untuk Mengendalikan

Baca Juga: Kenapa Toko Online Sepi Melompong? Ini 5 Masalah Umum yang Menghancurkan Bisnismu!

- Rasa syukur bertentangan dengan kebutuhan kita untuk merasa mengendalikan lingkungan kita. Rasa syukur mengaitkan hasil dengan faktor eksternal, bukan tindakan kita sendiri.

2. Mengganggu Pembenaran Hasil

- Rasa syukur tidak mendorong pemahaman hasil positif sebagai sesuatu yang diperoleh atau pantas. Rasa syukur berfokus pada penghargaan atas pengaruh positif di sekitar kita.

3. Membatasi Rasa Pengendalian Diri

- Rasa syukur meminimalkan penilaian kita terhadap kendali, menerima bahwa hal baik dan buruk dapat terjadi pada siapa pun terlepas dari tindakan mereka.

4. Menekankan Dampak Peristiwa Eksternal

- Rasa syukur berfokus pada peran peristiwa eksternal dan kontribusi orang lain, yang dapat menantang keyakinan bahwa kita selalu dapat mewujudkan sesuatu.

5. Memerlukan Meminimalkan Emosi Negatif

Baca Juga: UI Urutan Pertama, 20 PTN Terbaik di Indonesia yang Memiliki Jumlah Pendaftar SNBT 2024 Terbanyak, Kampus Mana Saja?

- Rasa syukur meminimalkan emosi negatif yang mengganggu kebahagiaan, sehingga sulit untuk merasa bersyukur bersamaan dengan rasa iri, dendam, atau amarah.

6. Menantang Konsep Diri yang "Tidak Beruntung"

- Orang yang mengalami masa sulit mungkin merasa sulit untuk percaya pada hasil positif, karena rasa syukur membutuhkan penekanan pada potensi kebahagiaan.

7. Menuntut Kegigihan

- Rasa syukur perlu dipraktikkan secara konsisten agar efektif. Mudah untuk memulai praktik rasa syukur dengan antusias tetapi kehilangan momentum seiring berjalannya waktu.

Praktik Rasa Syukur

Jika rasa syukur sangat bermanfaat, bagaimana kita dapat memasukkannya ke dalam kehidupan kita?

Baca Juga: Sama-sama Jadi Incaran Jobseeker, Cek Perbandingan Gaji dan Tunjangan PNS serta BUMN

Buat Jurnal Rasa Syukur:

- Catatlah hal-hal yang kamu syukuri secara teratur selama berhari-hari, berminggu-minggu, atau berbulan-bulan. Mencantumkan lima hal yang kamu syukuri setiap hari atau minggu dapat sangat efektif.

Kamu juga dapat menulis surat rasa syukur atau melakukan kunjungan rasa syukur untuk mengungkapkan penghargaan kepada seseorang dalam hidupmu.

Carilah Hal-Hal Positif Sehari-hari:

- Pertimbangkan kesenangan-kesenangan kecil sehari-hari yang sering kali tidak diperhatikan, seperti pelukan seorang anak, tawa seorang teman, sinar matahari, atau hujan yang lembut. Pengalaman-pengalaman kecil ini menawarkan banyak kesempatan untuk bersyukur.

Jangkau Dirimu Sendiri:

Baca Juga: 5 Ide Bisnis Usaha Modal Rp300 Ribu Untungnya Bisa Jutaan, Cocok Untuk Semua Kalangan Auto Dapat Cuan Tambahan

- Terlibatlah dalam kegiatan-kegiatan yang membangun rasa syukur, seperti menjadi relawan, bermeditasi, atau menikmati alam. Misalnya, meluangkan waktu setiap pagi untuk menghargai keindahan bunga dapat meningkatkan rasa syukur.

Latihan Harian:

- Cobalah untuk berlatih bersyukur setiap hari. Tetapkan waktu untuk berhenti sejenak dan merenungkan berkat-berkatmu, jadikan itu kebiasaan yang mengarah pada kehidupan yang lebih sehat dan bahagia.

Dengan memahami tantangan-tantangan dan secara aktif berupaya untuk mengatasinya, kamu dapat memanfaatkan kekuatan transformatif dari rasa syukur.***

Baca Juga: 10 Ide Usaha Menjanjikan di Kampung dengan Keuntungan hingga Rp500 Ribu per Hari, Apa Saja?

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Jakarta Barat

Tanggul Kali Grogol Rampung, Mengapa Cekungan Kemanggisan Masih Dibayangi Banjir?

Tanggul Kali Grogol sukses cegah luapan kali, tapi kawasan cekung Kemanggisan masih dibayangi banjir kiriman akibat drainase buruk. Gubernur DKI melarang bangunan liar dan sisa proyek rampung 2026.

Tangerang

Hari Ketiga Api Masih Menyala, Dampak Kebakaran TPA Jatiwaringin: 154 Warga Tangerang Terjangkit ISPA

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang melaporkan sebanyak 154 warga terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Jakarta Barat

Warga Pejompongan hingga Bintaro Siap-siap! Pramono Anung Bocorkan Daftar Prioritas Flyover Baru di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa pihaknya kini sedang mematangkan rencana pembangunan sejumlah flyover baru di titik-titik krusial.

Bisnis

Tak Lagi Fokus Perumahan, BTN Jabar Bidik Industri Horeca secara Masif

BTN Jabar memperluas transformasi bisnis dengan menggarap sektor Horeca melalui pembiayaan dan pembangunan ekosistem transaksi.

Bisnis

BTN Gandeng Ayo Media Network, Puluhan Kepala Cabang Dalami Strategi Hubungan Media

BTN mengunjungi Ayo Media Network untuk memperkuat sinergi dengan media, membahas komunikasi publik, media digital, dan manajemen krisis.

Bisnis

Dominasi KPR Subsidi, BTN Jabar Sumbang Aset Terbesar di Luar Jakarta

BTN Jabar menjadi penyumbang aset nasional terbesar di luar Jakarta sekaligus memimpin pangsa pasar KPR program pemerintah di Jawa Barat.

Jakarta Barat

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Anggaran Rp62 Miliar untuk Proyek Pembangunan Kali Grogol, Tapi Tantangan Banjir Belum Hilang

Gubernur DKI Pramono Anung meninjau proyek tanggul Kali Grogol, Jakbar, senilai Rp62 miliar. Warga menyambut baik karena kawasan jadi rapi, bebas bangunan liar, dan genangan banjir jadi cepat surut.

Jakarta Selatan

Bukan di JPO! Pramono Anung Buka Suara Soal Rencana 'Gembok Cinta' di Kawasan Rasuna Said

Jadi sorortan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait lokasi pasti pembangunan jembatan bertema 'Gembok Cinta' di kawasan Rasuna Said.

Tangerang

TPA Jatiwaringin Masih Membara: 7 Hektare Lahan Hangus, 64 Warga Dievakuasi

Sebanyak 64 jiwa kini telah dievakuasi ke hunian sementara yang layak demi menghindari dampak buruk asap pekat dan suhu panas dari kobaran api yang melanda TPA Jatiwaringin.

News

Demi Cuan 'Ompreng', Sekretaris Deputi BGN Lalu Muhammad Iwan Rela Akali Program MBG

Kejaksaan Agung (Kejagung) membongkar modus licin pengadaan wadah makanan atau "ompreng" yang menyeret pejabat teras BGN sebagai tersangka.

News

Pusaran Korupsi MBG Bertambah, Kini 7 Orang Jadi Tersangka Termasuk Sekretaris Deputi BGN!

Korupsi dalam tata kelola program MBG, Kejagung menetapkan Lalu Muhammad Iwan (LMI) sebagai tersangka baru dalam kasus yang merugikan negara tersebut.

Metropolitan

Ada Demo Ojol di Gambir dan Mahasiswa di DPR, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional!

Sebanyak 1.246 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa pada Kamis, 2 Juli 2026.

Jakarta Selatan

'Mangkrak' di 7 Gubernur, Pramono Anung Targetkan Pembebasan Lahan Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Rampung Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara tegas menetapkan pembangunan jalan sejajar rel kereta api di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sebagai prioritas utama untuk segera diselesaikan.

Metropolitan

Gandeng Pemerintah Pusat, Gubernur Pramono Anung Targetkan Pembangunan Rusun di 11 Lokasi Jakarta

Selain Marunda dan Rorotan, Pemprov DKI telah memetakan sembilan lokasi lainnya yang masuk dalam rencana pembangunan hunian vertikal

Jakarta Barat

Cegah Longsor dan Banjir, Proyek Kali Grogol Kemanggisan Ditargetkan Rampung Desember 2026!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung proyek pembangunan prasarana di Kali Grogol Segmen Kemanggisan, Jakarta Barat, pada Kamis, 2 Juli 2026.

Jakarta Timur

Sudin LH Jakarta Timur Berhasil Angkut Sampah Menumpuk hingga 54 Ton di Kawasan Cakung, Pramono Anung: Mari Jaga Jakarta Tetap Bersih

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan laporan dari masyarakat menjadi dasar bagi pemerintah untuk segera mengambil langkah penanganan.

Ekonomi

Imbas Konflik Timur Tengah: Ekspor RI Terhambat, Industri Masuk Zona Kontraksi

Konflik Timur Tengah ganggu logistik laut, bikin produk RI kalah saing & PMI manufaktur anjlok ke 46,9. Ekspor Mei 2026 turun 5,73% hingga picu defisit dagang US$1,61 M serta ancam PHK masif pekerja.

Metropolitan

Gubernur Pramono Sebut Pembangunan Rusun Marunda Cluster C dan Rorotan IX jadi Prioritas, akan Dibangun Dalam Waktu Dekat

Di antara 11 rusun yang akan dibangun, Pramono mengungkap dua lokasi yang menjadi prioritas yaitu Rusun Marunda Cluster C dan Rorotan IX.

Ekonomi

Manufaktur RI Drop ke Level Terendah Setahun, Efek Domino Rupiah Melemah dan BBM Naik?

PMI manufaktur Juni 2026 anjlok ke level terendah setahun di 46,9. Kontraksi ini dipicu lesunya daya beli, dolar AS dekati Rp18.000 yang bikin biaya produksi meroket, hingga memicu pengurangan pekerja

Jakarta Barat

Diklaim Mampu Pangkas Waktu Tempuh Kendaraan hingga 10-15 Menit, Proyek Flyover Latumenten Ditargetkan Rampung Desember 2026

Flyover Latumenten diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan kelancaran arus lalu lintas dan mengurangi kemacetan di wilayah tersebut.