AYOJAKARTA.COM - Satu penelitian menemukan bahwa manfaat luar biasa vitamin K yaitu dapat membunuh sel kanker payudara dan ginjal manusia.
Vitamin K dapat ditemukan dalam berbagai makanan dan kebanyakan orang bisa mendapatkannya cukup melalui asupan buah dan sayur segar yang dikonsumsi.
Perlu diketahui bahwa turunan vitamin K yaitu vitamin K1 ditemukan secara alami dalam sayuran berdaun hijau segar.
Seperti sawi bayam, kangkung, dan brokoli serta minyak nabati seperti kedelai dan minyak canola organik banyak mengandung vitamin K.
Beberapa buah seperti bery-beryan juga blueberry dan anggur juga mengandung vitamin K.
Uniknya vitamin K2 ditemukan terutama dalam makanan fermentasi seperti asinan, natto, yoghurt dan lainnya.
Seperti hidangan tradisional Jepang dan Korea banyak terbuat dan menggunakan bahan serta bumbu dari hasil fermentasi.
Para peneliti Jepang percaya makanan hasil fermentasi tersebut dapat meningkatkan imunitas dan baik saluran pencernaan mereka dan membuat hormon lebih seimbang.
Ternyata banyak sekali manfaat dari vitamin K dengan fungsinya misalnya untuk mengaktifkan kelas protein khusus.
Sebagaimana dilansir ayojakarta.com melalui laman Healthline menyebut National Academy of Sciences merekomendasikan agar wanita dewasa mengkonsumsi 90mcg vitamin K setiap hari dan pria 12 mcg.
Rekomendasi ini didasarkan pada asupan vitamin K minimum yang diperlukan untuk mencegah tanda-tanda seperti defisiensi atau perdarahan.
Penelitian juga menyebut perlu menentukan jumlah vitamin K yang ideal untuk mengoptimalkan kesehatan tulang dan mencegah pengapuran pembuluh darah.
Vitamin K juga telah terbukti meningkatkan produksi oksigen reaktif yang mana merupakan molekul yang dapat merusak atau membunuh sel kanker.
Terlebih lagi beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin C dan turunan vitamin K yaitu vitamin K3 bekerja secara sinergis bahkan beberapa turunan vitamin K dijadikan bahan pokok untuk pakan hewan .
Turunan Vitamin K tersebut dapat menghambat pertumbuhan dan membunuh sel kanker payudara hingga prostat manusia.
Selain sifat anti kanker ajaibnya vitamin K juga ternyata dapat memberikan efek antibakteri.
Satu penelitian melalui tabung reaksi menunjukkan bahwa vitamin K3 bisa menghambat pertumbuhan Helicobacter pylori atau sejenis bakteri berbahaya yang tumbuh di saluran pencernaan.
Bakteri patogen tersebut ada dalam sel perut manusia yang terinfeksi.
Vitamin K juga ternyata dapat membantu dengan mengurangi kemampuan bakteri untuk bereplikasi.
Meskipun menjanjikan penelitian lebih lanjut terus dilakukan tentang keamanan atau efektivitas vitamin K dan turunannya untuk mengobati kanker atau kondisi lain pada manusia.
Perlu diingat juga sisi buruknya turunan vitamin K yaitu vitamin K3 juga dapat menyebabkan kerusakan pada manusia.
Hal inilah yang membuat lebih sulit bagi tubuh Anda untuk menyerap dibandingkan dengan vitamin K dari minyak atau suplemen.
Meskipun demikian sayuran berdaun hijau segar cenderung menjadi sumber utama vitamin K dalam makanan orang-orang Amerika.
Anda dapat meningkatkan penyerapan vitamin ini dari sumber sayuran berdaun hijau dengan memakannya dengan lemak seperti minyak kacang-kacangan atau alpukat.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa vitamin K dapat mengganggu efektivitas obat pengencer darah seperti Warfarin atau Coumadin.
Pastikan dahulu untuk konsultasi dan berbicara dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi suplemen ini atau meningkatkan asupan sayur dan buah sumber vitamin K.
Vitamin K ini yang memainkan peran penting dalam pembekuan darah, kesehatan tulang dan menjaga kadar kalsium yang sehat dalam darah Anda.
Vitamin K3 adalah bentuk sintetis dari vitamin K sedangkan perbedaan vitamin K1 dan K2 yaitu terjadi secara alami.***
Share this article
Rekomendasi ini didasarkan pada asupan vitamin K minimum yang diperlukan untuk mencegah tanda-tanda seperti defisiensi atau perdarahan.