BPOM Rilis Daftar 172 Obat Sirup yang Aman dari Cemaran EG & DG yang Diduga Penyebab Gagal Ginjal Akut

- Jumat, 2 Desember 2022 | 06:56 WIB
BPOM merilis daftar 172 obat sirup yang aman dari cemaran etilen glikol dan dietilen glikol (pixabay)
BPOM merilis daftar 172 obat sirup yang aman dari cemaran etilen glikol dan dietilen glikol (pixabay)

AYOJAKARTA.COMBadan Pengawas Obat dan Makanan (BOOM) merilis daftar 172 obat sirup yang aman dari cemaran bahan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

Sebelumnya, EG dan DG yang melewati ambang batas ditengarai menjadi penyebab maraknya kasus gagal ginjal akut terutama pada anak.

Berdasarkan verifikasi selama 18 sampai dengan 29 November 2022 ada 46 produk obat sirupBPOM menggunakan istilah sirup obat—yang memenuhi ketentuan dan aman digunakan selama mengikuti aturan pakai.

Berikut ini penjelasan BPOM di laman resmi mereka tentang verifikasi terbaru obat sirup yang aman dari cemaran EG dan DEG:

1. BPOM terus melakukan verifikasi hasil pengujian bahan baku terhadap produk sirup obat lainnya, serta informasi yang diperlukan untuk pemastian mutu, keamanan dan khasiat obat.

2. Verifikasi dilakukan berdasarkan pemenuhan beberapa kriteria, antara lain kualifikasi pemasok, pengujian bahan baku setiap kedatangan dan setiap wadah, serta metode pengujian yang mengikuti standar/Farmakope terkin.

Hasil verifikasi periode 18 - 29 November 2022, terdapat 46 produk sirup obat yang telah memenuhi ketentuan. Dengan demikian, BPOM menyatakan 172 produk sirup obat dari 22 IF telah memenuhi ketentuan, sehingga direkomendasikan untuk dapat diedarkan.

Daftar sirup obat yang berdasarkan hasil verifikasi dinyatakan memenuhi ketentuan dan aman digunakan sepanjang sesuai aturan pakai dapat dilihat pada Lampiran I.

3. Dengan demikian, maka informasi produk sirup obat pada Lampiran II Penjelasan BPOM RI Nomor HM.01.1.2.11.22.179 Tanggal 17 November 2022 tentang Informasi Kesembilan Perkembangan Hasil Pengawasan dan Penindakan Terkait Sirup Obat yang Mengandung Cemaran Etilen Glikol/Dietilen Glikol, dinyatakan tidak berlaku dan diperbarui dengan Lampiran I pada penjelasan ini.

Halaman:

Editor: Eries Adlin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X