AYOJAKARTA.COM –- Bencana gempa bumi yang melanda Turki dan Suriah pada pekan lalu hingga kini masih menjadi sorotan dunia.
Bagaimana tidak, hingga kini Turki dan Suriah masih berusaha mencari orang-orang yang menjadi korban akibat gempa tersebut.
Kini jumlah korban dalam bencana gempa bumi yang melanda Turki dan Suriah terus bertambah.
Memasuki sepekan usai bencana gempa bumi terjadi, jumlah korban jiwa dalam bencana ini mencapai 33.000.
Kemungkinan, jumlah korban gempa Turki dan Suriah ini akan terus bertambah.
Di Suriah, daerah yang paling parah terdampak gempa adalah di bagian barat laut yang menyebabkan banyak masyarakat kehilangan tempat tinggal.
Daerah ini juga menjadi daerah yang menerima sedikit bantuan dibandingkan dengan daerah lain yang dikuasai oleh pemerintah.
“Sejauh ini kami telah mengecewakan orang-orang di Suriah barat laut,” kata Kepala Bantuan PBB Martin Griffiths dikutip AyoJakarta.com dari Reuters.com.
Baca Juga: Frank Hoogerbeets Viral Usai Prediksi Gempa Turki 3 Hari Sebelumnya, Ini Cuitannya!
“Mereka benar-benar merasa ditinggalkan,” lanjut Martin Griffiths.
Sepekan setelah gempa melanda Turki dan Suriah, kini petugas masih harus mencari segelintir orang yang masih bertahan hidup di bawah runtuhan bangunan.
Pasca gempa melanda, banyak bangunan-bangunan yang berada di daerah pusat gempa yang hancur tak tersisa.
Akibat banyaknya bangunan yang runtuh, pemerintah Turki memilih mengambil langkah hukum.
Wakil Presiden Turki Fuat Oktay menyampaikan bahwa sampai sekarang ini sudah ada 131 orang yang ditetapkan sebagai tersangka.
131 orang tersebut dianggap bertanggung jawab atas runtuhnya banyak bangunan yang terkena dampak gempa.
Karena seperti yang diketahui, usai gempa melanda tidak hanya satu atau dua bangunan saja yang runtuh.
Ada banyak sekali bagunan yang kini rata dengan tanah akibat gempa tersebut hingga memakan banyak korban jiwa.
“Kami akan menindaklanjuti ini dengan cermat hingga proses peradilan yang diperlukan selesai, terutama untuk bangunan yang mengalami kerusakan berat dan bangunan yang menyebabkan kematian dan luka-luka,” kata Fuat Oktay.
Kini tercatat sudah ada 80.000 orang yang mendapat perawatan di rumah sakit dan lebih dari satu juga penduduk berada di pengungsian.***(Nisrina Harum Lestari)

Share this article
Bagaimana tidak, hingga kini Turki dan Suriah masih berusaha mencari orang-orang yang menjadi korban akibat gempa tersebut.