JAKARTA BARAT, AYOJAKARTA.COM -- Hujan deras mengguyur wilayah Jakarta sejak dini hari mengakibatkan sejumlah titik di Ibu Kota terdampak banjir. Seperti di kawasan Pesing, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Salah seorang warga Pesing, Imas Maisaroh (27) menuturkan bahwa ketinggian air semakin cepat naik.
"Sudah sampai ke jalan di Pesing. Tadi juga nelponin saudara airnya mencapai sepaha orang dewasa," ujar Imas kepada Ayojakarta saat berbincang di lokasi RT 002, RW 02, Rabu (1/1/2020).
Warga lainnya bernama Nurhamidah (25) menyatakan, kali Sekretaris di Pesing sudah mulai meluap hingga mengepung pemukiman warga sekitar.
"Alhamdulilah banjir, kalinya aja sudah luber," kata Mideh disapanya.
Senada dengannya, Tiara (26) yang rumahnya berdampingan dengan kali dan pasar. Ketinggian air sekitar rumahnya sudah mencapai 80 sentimeter.
"Di rumah Pesing sedada orang dewasa," ucapnya.
Putri Rahayu (24), yang memiliki orang tua tinggal di Pesing mengaku khawatir kondisi keluarga. Informasi yang diterimanya, air hampir masuk ke dalam rumah.
"Kayaknya merata ini. Saya jadi kepikiran ibu dan bapak di kawasan Gatam, Pesing sejengkal lagi katanya masuk rumah airnya," ucap Putri.
Hujan deras melanda kawasan Jakarta menjelang malam pergantian tahun baru 2020. Hingga kini hujan belum reda.
Sebelumnya Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, puncak musim hujan 2020 terjadi pada Februari-Maret. Meski musim hujan sudah dimulai secara bertahap sejak akhir 2019.
"Kita sudah memulai musim hujan pada akhir 2019 atau bulan November, secara bertahap. Kemudian pada 2020 curah hujan akan semakin meningkat mulai Januari, dan mencapai puncaknya pada Februari-Maret," ujar Dwikorita saat pemaparan dalam acara Kaleidoskop Bencana 2019 dan Outlook bencana 2020 di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin (30/12/2019).

Share this article
Warga lainnya bernama Nurhamidah (25) menyatakan, kali Sekretaris di Pesing sudah mulai meluap hingga mengepung pemukiman warga sekitar. "Alhamdulilah banjir, kalinya aja sudah luber," kata Mideh disapanya.