JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Selama satu tahun ini (Januari-Desember), Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Barat telah mendistribusikan 149 set alat kesenian tradisional kepada warganya.
Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Barat, Ahmad Syaropi, mengatakan, peralatan kesenian tradisonal yang didistribusikan berupa peralatan hadroh, kasidah, marawis dan gambang kromong.
“Sejak Januari hingga saat ini kami sudah mendistribusikan sebanyak 149 set alat kesenian tradisional,” katanya, Selasa (31/12/2019).
Rinciannya, hadroh sebanyak 106 set, marawis 27 set, kasidah 13 set dan gambang kromong 3 set dengan total anggaran pengadaan alat kesenian mencapai sekitar Rp 800 juta.
“Permintaan paling banyak untuk hadroh. Tahun-tahun sebelumnya marawis. Peralatan hadroh banyak diminati karena bisa dipakai di berbagai acara,” katanya.
Pendistribusian alat kesenian tradisional itu berdasarkan permintaan warga yang disampaikan melalui rembug RW atau musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), hasil reses anggota DPRD dan berdasarkan data daftar tunggu yang ada di Sudis Parbud Jakarta Barat.
Alat kesenian tradisional tersebut disalurkan kepada sanggar atau komunitas seni budaya, majelis taklim, karang taruna dan kelompok-kelompok masyarakat lainnya.
"Termasuk sekolah swasta yang masuk daftar tunggu," tambahnya.

Share this article
Rinciannya, hadroh sebanyak 106 set, marawis 27 set, kasidah 13 set dan gambang kromong 3 set dengan total anggaran pengadaan alat kesenian mencapai sekitar Rp 800 juta.