JAKARTABARAT, AYOJAKARTA.COM -- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jakarta mengharapkan sinergitas dan dukungan dari Pemerintah Kota Jakarta Barat untuk mengedukasi masyarakat di wilayahnya hingga unit terkecil pemerintahan menjadi penonton cerdas.
Diharapkan bisa menciptakan siaran berkualitas.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua KPID Jakarta, Rizky Wahyuni di Kantor Walikota Jakarta Barat, Rabu (25/9/2019).
Rizky melihat memang saat ini tren menonton televisi telah beralih dari konvensional ke digital. Tetapi, lanjut dia, masih banyak masyarakat yang mengonsumsi tayangan televisi, hanya platformnya berbeda.
Karena itulah masyarakat perlu diedukasi untuk dapat memilah tayangan sesuai dengan kapasitas dan kualitasnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Barat, Yunus Burhan sangat menyambut baik edukasi penonton cerdas yang dilakukan KPID DKI Jakarta tersebut. Bahkan meminta seluruh jajarannya, terutama camat dan lurah untuk memasukkan materi tentang Edukasi Penonton Cerdas dan Siaran Berkualitas sebagai salah satu muatan yang dapat disosialisasikan pada setiap kesempatan ke masyarakat.
"Masyarakat kita perlu dilindungi dari dampak negative dari siaran terutama bagi anak dan remaja. Kita memerlukan materi ini untuk disampaikan kepada masyarakat," tegas Yunus di hadapan jajarannya.
Rangkaian kegiatan sosialisasi ini meliputi Edukasi Penonton Cerdas, Siaran Berkualitas serta inisiasi pembentukan Masyarakat Peduli Penyiaran di Jakbar.
Hadir pula pejabat suku dinas dan camat se-Jakarta Barat. Wakil Ketua KPID Jakarta, Rizky Wahyuni hadir didampingi Komisioner Bidang Isi Siaran, Arif Faturahman dan jajaran tenaga ahli.
Pada kesempatan tersebut KPID juga membagikan banner pengaduan untuk ditempatkan di seluruh kantor camat dan elurahan di Jakbar.

Share this article
Saat ini tren menonton televisi telah beralih dari konvensional ke digital. Tetapi, masih banyak masyarakat yang mengonsumsi tayangan televisi, hanya platformnya berbeda.