TEBET, AYOJAKARTA -- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) baik darurat dan level 4, serta makin banyaknya sentra vaksin membuat Provinsi DKI Jakarta terbebas dari zona merah Covid-19 di Indonesia. Hal itu turut mempengaruhi situasi per wilayah di Jakarta, termasuk di Jakarta Pusat.
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma mengatakan wilayahnya itu tinggal menyisakan zona hijau dan kuning. Dia menyampaikan, RT di Jakarta Pusat mayoritas sudah zona hijau.
"Zona merah dan oranye sudah tidak ada lagi di Jakarta Pusat. Kita tinggal menyisakan kuning dan hijau. Mayoritas yang paling banyak itu RT zona hijau," kata Dhany, seperti dilansir dari pusat.jakarta.go.id, Senin 16 Agustus 2021.
Menurutnya, ini merupakan capaian dari ikhtiar dan doa dalam menekan kasus Covid-19 secara curam, sampai angka di bawah 400 terkonfirmasi. Dhany juga mengimbau kepada warga masyarakat walaupun kasus Covid-19 sudah melandai, tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Yang terpenting, yuk sama-sama kita melakukan vaksinasi sebagai bentuk ikhtiar kita memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tandasnya.
Diketahui memang saat ini, kasus penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta sudah menurun drastis. Penambahan kasus harian rata-rata sebanyak seribu orang yang terpapar virus Corona.
Sebelumnya pada awal Juli, kasus aktif di Jakarta sempat mencapai titik tertinggi, yakni 113 ribu. Hal tersebut pun menyebabkan jumlah keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta hampir kolaps, yakni mencapai 90% lebih.
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai 15 Agustus 2021 sebanyak 9.568 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai 15 Agustus 2021 sebanyak 839.260 kasus.

Share this article
Ini merupakan capaian dari ikhtiar dan doa dalam menekan kasus Covid-19 secara curam, sampai angka di bawah 400 terkonfirmasi.