TEBET, AYOJAKARTA.COM – Berdasarkan data pada hari ini, Sabtu (10/10/2020) pukul 12.00 WIB, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan harian Covid-19 sebanyak 1.259 kasus di DKI Jakarta. Angka ini naik dibandingkan dengan catatan Jumat kemarin yakni sebanyak 943 kasus.
Dengan penambahan hari ini, total positif Covid-19 di DKI secara kumulatif mencapai 85.574 kasus. Angka tersebut termasuk kumulatif kasus sembuh sebanyak 70.392 kasus yang berarti ada penambahan 1.282 kasus dibandingkan sebelumnya sebanyak 69.110 kasus.
Selain itu, kasus meninggal mencapai 1.871 kasus. Ada penambahan 16 dibandingkan sebelumnya 1.855 orang.
Sebelumnya, rekor harian Covid-19 tertinggi di DKI yang dicatat Kemenkes terjadi pada 4 Oktober 2020 yaitu 1.398 kasus. Jika dilihat dari data yang ditayangkan lewat covid19.go.id, dari Agustus 2020 hingga saat ini, DKI Jakarta memiliki grafik kasus Covid-19 yang cukup signifikan.
Data statistik dari laman tersebut menyatakan, DKI mulai mencatat ribuan kasus pada 30 Agustus 2020, yaitu sebanyak 1.094 kasus.
Sejak saat itu, hanya ada beberapa hari penurunan kasus yang tidak lebih dari 1.000 kasus, seperti pada :
· 1 September (901 kasus)
· 4 September (880 kasus)
· 5 September (887 kasus)
· 11 September (964 kasus)
· 14 September (879 kasus)
· 19 September (988 kasus)
· 28 September (898 kasus)
· 9 Oktober (943 kasus)
AYO BACA : Kasus Harian Covid-19 di DKI Jakarta Turun di Bawah Seribu Kasus (Update 9 Oktober 2020)
Selebihnya hingga hari ini, DKI Jakarta selalu mencatat kasus harian Covid-19 yang melebihi angka 1.000 kasus. Melansir grafik covid19.go.id, rincian penambahan kasus harian Covid-19 di DKI selama tujuh hari ke belakang sebagai berikut:
· 3 Oktober: 1.265 kasus
· 4 Oktober: 1.398 kasus
· 5 Oktober: 1.022 kasus
· 6 Oktober: 1.107 kasus
· 7 Oktober: 1.211 kasus
· 8 Oktober: 1.182 kasus
· 9 Oktober: 943 kasus
· 10 Oktober: 1.259 kasus
Sebagaimana diketahui, PSBB di DKI Jakarta kembali diperpanjang hingga 14 hari sampai 11 Oktober, terhitung sejak 28 September 2020. Diketahui PSBB di Ibu Kota berakhir pada 27 September lalu.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, keputusan ini berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Selain itu, Pemprov DKI juga telah mendapatkan persetujuan pemerintah pusat untuk kembali memperpanjang PSBB.
“Kasus Covid-19 DKI Jakarta telah melandai dan terkendali, tetapi kawasan Bodetabek masih meningkat, sehingga perlu penyelarasan langkah-langkah kebijakan. Menko Marives juga menyetujui perpanjangan otomatis PSBB DKI Jakarta selama dua minggu,” kata Anies dalam keterangan resminya, Kamis (24 September 2020).
AYO BACA : Demo Omnibus Law Ciptaker Berdampak pada Penanganan Covid-19 di Jakarta

Share this article
Berdasarkan data pada hari ini, Sabtu (10/10/2020) pukul 12.00 WIB, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan harian Covid-19 sebanyak 1.259 kasus di DKI Jakarta.