GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Provinsi DKI Jakarta masih menjadi wilayah dengan kasus Covid-19 terbanyak di Indonesia. Sampai hari ini, positif Covid-19 di Ibu Kota mencapai 10.640 kasus setelah ada penambahan sebanyak 168 kasus baru.
Dari jumlah kasus positif tersebut, 5.542 orang dinyatakan telah sembuh dari penyakit ini. Sementara korban meninggal mencapai 632 orang.
"Sampai dengan hari ini kami laporkan, 1.330 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 3.136 orang melakukan self isolation di rumah," kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, Jumat (26/6/2020).
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, dengan membangun Laboratorium Satelit COVID-19, berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu dan RSUD Duren Sawit sejak 9 April 2020 dan membangun jejaring dengan 41 laboratorium pemeriksa COVID-19.
Secara kumulatif, pemeriksaan PCR sampai dengan 25 Juni 2020 sebanyak 28.230 sampel. Pada 25 Juni 2020, dilakukan tes PCR pada 5.281 orang, 4.122 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 168 positif dan 3.954 negatif.
Selain itu, Ani menyampaikan, total sebanyak 213.827 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif COVID-19 sebesar 4 persen, dengan rincian 7.389 orang dinyatakan reaktif COVID-19 dan 205.988 orang dinyatakan non-reaktif.
Untuk kasus reaktif ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR dan apabila hasilnya positif dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau RS atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.
"Kami imbau pula bagi seluruh masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak antarorang minimal 1,5 meter - 2 meter," imbuhnya.

Share this article
Provinsi DKI Jakarta masih menjadi wilayah dengan kasus Covid-19 terbanyak di Indonesia. Sampai hari ini, positif Covid-19 di Ibu Kota mencapai 10.640 kasus setelah ada penambahan sebanyak 168 kasus baru.