JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Sebuah video beredar dan jadi perbincangan netizen sejak Selasa (28/4/2020) pagi. Video tersebut berisi posko bantuan COVID-19 dari Menteri BUMN Erick Thohir. Di dalamnya ada spanduk dan tulisan 'Erick Thohir for President 2024'.
Ada satu informasi di dalam video tersebut. Di sebuah spanduk bertuliskan Kelurahan Warakas-Jakarta Utara. Kemudian ada foto Erick Thohir bertuliskan ' Erick Thohir for President 2024' yang disertai deretan kardus berisi paket sembako untuk warga terdampak COVID-19.
Pada kardus itu terdapat tulisan IMF alias ‘Indonesia Milenial Fest’. Tidak diketahui pasti siapa pembuat video tersebut.
Sementara itu, pengurus MilenialFest mengklarifikasi isu yang beredar sejak bulan Maret 2020 bahwa ‘Indonesia Milenial Fest (IMF)' mendorong Menteri BUMN menjadi calon Presiden 2024.
Jurubicara MilenialFest Ashadi membantah tegas pernah melakukan jumpa pers terkait dukung-mendukung calon Presiden apalagi menjalankan aktivitas yang bentuknya politik praktis.
“Kami adalah sekumpulan anak muda, aktif sejak tahun 2017 dan keinginan kami adalah membantu anak-anak muda lain menggali wawasan dan mendapat inspirasi, entah itu dari sesama anak muda, dari para tokoh sukses, termasuk dari kalangan pemerintah,” katanya dalam pesan WhatsApp yang diterima Ayojakarta.
“Kami tidak pernah mendukung figur tertentu. Publik bisa mengecek, di tahun 2018, kami undang Pak Sandi sepanggung dengan Pak ET, hadir juga Pak Ridwan Kamil dan Pak Bahlil. Tahun 2019, kami hadirkan Pak Fahri Hamzah, Pak Anies, hingga Pak Bima Arya. Dari segi komposisi narasumber, kami berupaya selalu berimbang. Yang jelas, mereka yang jadi narasumber pada conference punya suatu hal inspirasional untuk dibagi," lanjut Ashadi.
Ashadi juga menyayangkan oknum yang mengatasnamakan diri IMF dan menggunakan atribut mirip MilenialFest untuk menyebarkan berita tentang pencalonan presiden 2024.
“Logonya seperti sengaja dimiripkan. Bahkan tema-tema warna yang digunakan juga seperti ada tendensi agar dipandang acara dan komunitasnya adalah MilenialFest. Awalnya kami sabar, tapi sudah saatnya angkat bicara agar tidak ada lagi misinformasi," jelasnya.
IMF sedang mempeljari kemungkinan tindakan sekelompok orang yang mencatut nama Milenialfest ini melanggar hukum.
“Apabila ada unsur-unsur hukum yang dilanggar maka kami akan mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum," tutup Ashadi.

Share this article
Pengurus MilenialFest mengklarifikasi isu yang beredar sejak bulan Maret 2020 bahwa ‘Indonesia Milenial Fest (IMF)' mendorong Menteri BUMN menjadi calon Presiden 2024.