JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pemprov DKI Jakarta sudah mendistribusikan 78.754 paket bantuan sosial (Bansos) untuk warga yang paling rentan terdampak krisis wabah COVID-19.
Ketua II Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 DKI Jakarta, Catur Laswanto, mengatakan, pendistribusian Bansos hingga saat ini tersebar di 18 Kelurahan di Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu.
"Bantuan yang diberikan berupa paket bahan pangan pokok yaitu beras 5 kilogram, sarden 2 kaleng kecil, minyak goreng, biskuit 2 bungkus, serta masker kain 2 buah, sabun mandi 2 batang, dan tidak ada pemberian berupa uang tunai," kata Catur dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/4/2020).
Bansos didistribusikan secara langsung ke rumah-rumah warga, sehingga tidak ada kerumunan untuk mengambil bantuan. Cara ini merupakan upaya meminimalisir potensi penularan COVID-19.
"Program ini berlangsung dua pekan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan," ujar Catur.
Program Bansos ini bersumber dari realokasi anggaran APBD Provinsi DKI Jakarta. Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan sumbangan, dapat langsung disampaikan ke Jakarta Development Collaboration Network (JDCN) melalui Sekretariat Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta, Balai Kota, Blok G Lantai 2.
"Bantuan yang masih dibutuhkan adalah alat pelindung diri (APD), masker, sarung tangan, disinfektan, dan natura," kata dia.

Share this article
Bansos didistribusikan secara langsung ke rumah-rumah warga, sehingga tidak ada kerumunan untuk mengambil bantuan.