JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, kembali mewanti-wanti warganya yang berada di perantauan, termasuk yang mencari nafkah di DKI Jakarta, untuk tidak pulang ke kampung halaman.
"Bapak ibu seluruh warga Jateng, khususnya yang ada di perantauan, wabil khusus yang berniat ingin pulang kampung, untuk kesekian kali saya imbau dan mengingatkan kepada bapak ibu, jika anda sayang sama keluarga di kampung, jika anda semua ingin keluarga tetap sehat dan selamat, urungkan niat pulang kampung, tidak usah pulang kampung," ucap Ganjar dalam video yang viral di publik
Ia tegaskan, jika warga Jateng di perantauan tetap nekat pulang kampung, maka sama saja membahayakan anak dan istri atau suami serta mengancam seluruh hidup orang yang disayangi, termasuk orang tua yang sudah sepuh di kampung halaman.
"Jalan terbaik yang bisa kita lakukan sekarang adalah memutus persebaran virus dari kota-kota ke desa," tegasnya.
Khusus kepada warga Jateng yang merantau di DKI Jakarta, ia memberi peringatan khusus.
"Yang ada di Jakarta, anda tahu tentu saja ibu kota adalah zona merah corona. Kita tidak tahu siapa yang sudah terpapar, mungkin saya, Anda, teman atau keluarga kita. Artinya bapak ibu mungkin sudah tertular positif corona tapi tidak mengetahuinya karena sebagian penderita tidak memiliki gejala," jelasnya.
"Anda bisa menulari teman seperjalanan di bus, kereta atau angkutan lain. Orang-orang yang dijalan juga bisa tertular, keluarga juga bisa tertular, bahkan satu desa bisa tertular," tambahnya.

Share this article
Khusus kepada warga Jateng yang merantau di DKI Jakarta, ia memberi peringatan khusus.